News

Moeldoko Menanti Balasan Surat Somasi Soal Ivermectin dari ICW

Otto meminta bukti pengiriman surat tersebut serta tandatangan dan menyebut siapa yang menerima surat itu di kantornya.


Moeldoko Menanti Balasan Surat Somasi Soal Ivermectin dari ICW
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko Fotografer AKURAT.CO/Bayu Primanda (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Kuasa hukum Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Otto Hasibuan mengatakan belum menerima surat balasan dari ICW terkait somasi yang dikirim pihaknya soal tudingan 'promosi terselubung' Ivermectin sebagai obat Covid-19 dan dugaan keterlibatan HKTI 'mencari untung' ekspor beras.

"Sampai sekarang, anehnya kami membaca satu berita online yang menyatakan bahwasanya ICW telah mengirimkan surat kepada kami pada hari Selasa (3/8/2021), sekarang sudah hari Kamis. Terus terang kami tidak pernah menerima surat dari saudara Isnur maupun dari ICW," kata Otto dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta, Kamis (5/8/2021).

Hal tersebut mengingat, pengacara ICW Muhammad Isnur mengaku mereka sudah membalas surat somasi dari pihak Moeldoko terkait klarifikasi ICW dalam sejumlah hal.

"Kami tidak mengerti dan tidak tahu apa sebabnya beliau menyampaikan hal seperti itu. Kalau lah itu sudah disampaikan, tentunya pasti itu sudah kami terima," ujar Otto.

Maka dari itu, Otto meminta bukti pengiriman surat tersebut serta tandatangan dan menyebut siapa yang menerima surat itu di kantornya.

"Saya minta kepada ICW untuk berterus-terang apakah betul itu sudah dikirim atau tidak. Nah terlepas dari itu sudah dikirim atau tidak, karena berita-berita yang berkembang akhir-akhir ini sudah sangat sedemikian rupa, klien kami (Moeldoko) ingin masalah ini clear atau jelas. Baik secara media sosial maupun dari segi pemberitaan dan segi hukum," paparnya.

Surat somasi yang untuk ICW pun, Otto mengaku cukup sederhana. Di mana pihaknya hanya ingin meminta bukti bahwa Moeldoko benar-benar terlibat sebagaimana yang ditudingkan.

"Jadi kalau biasanya orang melakukan tuduhan langsung lapor polisi, tetapi kali ini Bapak Moeldoko dengan jiwa besar dengan arif dan bijaksana tidak langsung melaporkan ke polisi. Tetapi memberikan somasi dan permintaan kepada ICW untuk memberikan bukti-bukti tentang kebenaran daripada tuduhannya," imbuhnya.

"Nanti kalau dia (ICW) sudah memberikan bukti-buktinya, nanti baru kita akan klarifikasi benar atau tidak," katanya.