Lifestyle

Moderna Ajukan Izin Penggunaan Vaksin Covid-19 Untuk Anak 6 Bulan Hingga 2 Tahun

Moderna akan mengajukan izin penggunaan vaksin Covid-19 untuk anak berusia enam bulan hingga dua tahun kepada FDA.


Moderna Ajukan Izin Penggunaan Vaksin Covid-19 Untuk Anak 6 Bulan Hingga 2 Tahun
Vaksin Moderna ( Cyprus Mail)

AKURAT.CO  Moderna akan meminta Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat untuk mengesahkan vaksin Covid-19 untuk penggunaan darurat pada anak-anak berusia 6 bulan hingga 6 tahun. Seperti diketahui, kelompok ini belum memiliki vaksin Covid-19 yang resmi. 

Berdasarkan penelitian internal, Moderna mengatakan, vaksin Covid-19-nya umumnya dapat ditoleransi dengan baik pada anak-anak berusia enam bulan hingga 23 bulan dan dua tahun hingga enam tahun.

Dua dosis vaksin 25 mikrogram, seperempat dari dosis yang diberikan kepada mereka yang berusia 18 tahun ke atas, juga menghasilkan respons kekebalan yang kuat. Sama seperti yang terlihat pada orang dewasa berusia 18 hingga 25 tahun, yang menerima dua dosis vaksin Covid dewasa Moderna.

baca juga:

“Mengingat perlunya vaksin melawan Covid-19 pada bayi dan anak kecil, kami bekerja sama dengan FDA AS dan regulator secara global untuk mengirimkan data ini sesegera mungkin,” kata CEO Moderna Stéphane Bancel dalam sebuah pernyataan, dikutip AKURAT.CO dari CBS News, Jumat (25/3/2022). 

Perlindungan terhadap infeksi dari varian omicron dari virus corona rendah. Untuk anak usia enam bulan hingga 23 bulan, efektivitasnya mencapai 43,7 persen, dan pada anak usia dua  sampai enam tahun hanya 37,5 persen.

Moderna mengatakan sebagian besar infeksi ringan. Tidak ada kasus penyakit berat, rawat inap atau kematian.

"Untuk sekitar 6.900 anak dalam uji coba, sebagian besar efek sampingnya "ringan atau sedang. Tidak ada kasus kondisi jantung langka yang disebut miokarditis," demikian keterangan hasil penelitian. 

Menurut Dr. Jesse Goodman dari Universitas Georgetown, mantan kepala ilmuwan FDA, sulit untuk menebak keputusan FDA mengingat tingkat kemanjuran cukup rendah. 

"FDA dapat memutuskan data yang cukup untuk otorisasi darurat mengingat tidak ada vaksin lain yang tersedia saat ini untuk kelompok usia ini. Namun, anak-anak seusia ini, jika dinyatakan sehat dan tanpa masalah medis lainnya, biasanya berisiko rendah terkena komplikasi Covid sehingga seberapa luas vaksin akan digunakan atau direkomendasikan tidak jelas," ujar Goodman. 

Adapun Moderna sendiri mengatakan pihaknya juga berencana untuk mempelajari dosis booster pada anak-anak.[]