Ekonomi

Modal Rp300 Juta Dapat Rp3 M! Ini 5 Fakta Menarik Bisnis Tanaman Porang

Tanaman penghasil umbi ini ternyata memiliki nilai ekonomi yang begitu tinggi


Modal Rp300 Juta Dapat Rp3 M! Ini 5 Fakta Menarik Bisnis Tanaman Porang
Manfaat tanaman porang (Istimewa)

AKURAT.CO, Popularitas tanaman porang kini sedang naik daun. Tanaman penghasil umbi ini ternyata memiliki nilai ekonomi yang begitu tinggi. Bahkan, tanaman yang juga disebut sebagai Iles-iles ini begitu diminati oleh sejumlah negara dunia. Sejumlah petani porang pun setiap panennya bisa menghasilkan untung hingga miliaran rupiah.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait tanaman porang.

1. Dapat tumbuh di berbagai wilayah

Tanaman porang adalah salah satu jenis ketela yang mampu tumbuh hampir di kondisi apa pun, mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi mencapai 1000 meter di atas permukaan air laut dengan suhu mencapai 25-35 derajat celcius. Karena tumbuhnya yang masih banyak tersebar di hutan atau pekarangan, tanaman porang hingga kini masih belum banyak dibudidayakan. Padahal, tanaman ini memiliki banyak sekali manfaat.

2. Manfaat potensial di industri dan kesehatan

Umbinya yang besar dan cita rasanya yang netral menjadikan tanaman porang mudah dikombinasikan dengan berbagai bahan baku lain, mulai dari dapat digunakan sebagai bahan pembuatan kue, lem, mi, tahu, agar-agar, roti, hingga kosmetik. Tak hanya itu, tepung tanaman yang memiliki nama latin Amorphophallus muelleri Bl ini juga dapat menekan peningkatan kadar glukosa sekaligus mengurangi kadar kolesterol. Bahkan, dalam jangka panjang, Porang dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit kronis mulai dari kanker usus besar, kardiovaskular hingga kencing manis.

3. Bisa untung Rp3 miliar

Kini, di sejumlah daerah di Indonesia, tanaman Porang telah berhasil dibudidayakan oleh para petani lokal. Dari sejumlah petani tersebut, keuntungan yang bisa diambil mulai dari ratusan hingga miliaran rupiah. Bahkan, seorang petani dari Kalimantan Timur mengaku bahwa hanya dengan modal Rp360 juta, petani porang dapat menghasilkan keuntungan hingga Rp3 miliar hanya dalam kurun waktu dua kali musim panen atau sekitar 18 bulan dari satu hektar ladang.

4. Gunakan pola Sleman Boy

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu