News

Mobilnya Disatroni Maling, Uang Puluhan Juta Milik Ayah Wabup Kulon Progo Raib

Ayah Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana dilaporkan menjadi korban pencurian uang tunai senilai puluhan juta Rupiah


Mobilnya Disatroni Maling, Uang Puluhan Juta Milik Ayah Wabup Kulon Progo Raib
Ilustrasi pencuri (ReadersDigest)

AKURAT.CO, Kuswadi (60), ayah Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana dilaporkan menjadi korban pencurian uang tunai senilai puluhan juta Rupiah. Mobilnya disatroni maling saat ia dan sopirnya tengah lengah.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan peristiwa yang menimpa warga Bojong, Panjatan, Kulon Progo ini terjadi Senin (15/3/2021) kemarin. Tepatnya saat Kuswadi selesai mengambil uang tunai Rp50 juta di sebuah bank, daerah Wates.

Dikatakan Jeffry, korban saat itu tak sendirian. Ia ditemani sopir pribadinya.

Selesai dari bank, korban menghampiri salah seorang mitra bisnisnya di Josutan, Karangsari, Pengasih. Di situ Kuswadi membayarkan Rp12 juta untuk pembuatan kitchen set.

Sebelum kembali ke kediamannya di Panjatan, korban menyempatkan diri berhenti di Bendungan, Wates, untuk melakukan foto copy berkas. Itu pun setelahnya masih sempat mampir melihat proyek pengerjaan rumah di kawasan Tayuban, Panjatan.

"Saat itu, mobil Toyota Kijang Innova dengan Nopol AB 1307 FC milik korban diparkir di tepi jalan dengan menghadap selatan," kata Jeffry, Kamis (19/3/2021).

Bersama sopir pribadinya, korban masuk ke dalam rumah yang masih dalam proses pembangunan. Kurang lebih sepuluh menit ia dan sopir kemudian kembali ke mobil dan mendapati bagian dalam kendaraan kondisinya sudah acak-acakan.

"Dashboard sebelah kiri tempat menyimpan uang sudah terbuka dan uang sebesar Rp38 juta sudah hilang. Saat ditinggal mengecek pekerja, mobil ini dibobol," beber Jeffry.

Aksi pelaku tergolong senyap lantaran tak sampai memecah kaca pintu untuk bisa menjangkau masuk ke mobil. Bahkan kilat karena diduga tak sampai dari sepuluh menit.

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu