News

Mobil Wanita Pemaki Ibu Arteria Dahlan Ternyata Milik Kodam Jayakarta, Sang Brigjen Bertugas di BIN

Kodam Jaya Jayakarta melalui Kepala Penerangan Kolonel Arh Herwin Budi Saputra menegaskan peristiwa itu hanya cekcok dua warga sipil


Mobil Wanita Pemaki Ibu Arteria Dahlan Ternyata Milik Kodam Jayakarta, Sang Brigjen Bertugas di BIN
Mantan Wakil Ketua Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, saat ditemui di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/7) (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin memastikan saat ini kasus wanita pemaki ibu anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan di bandara Soekarno-Hatta tengah diinvestigasi oleh pihak Polisi Militer.

Pasalnya, kata Hasanuddin, perempuan yang mengaku sebagai anak Jenderal TNI bintang tiga itu terlihat bersama pria berpangkat Brigjen.

"Saat ini kasusnya sedang diinvestigasi oleh pejabat berwenang dalam hal ini Polisi Militer," kata Hasanuddin dalam keterangannya yang dikutip AKURAT.CO, Selasa (23/11/2021).

baca juga:

"Dari informasi yang kami dapat, ternyata perempuan itu bersama pria berpangkat Brigjen. Terkait hubungan keduanya masih kami telusuri," sambungnya.

Selain itu Hasanuddin mengungkapkan, jika mobil berpelat TNI AD yang digunakan sang wanita bernomor 75194-03 merupakan kendaraan dinas milik Kodam Jayakarta.

"Kendaraan tersebut digunakan oleh Brigjen TNI yang kini telah pindah tugas ke Badan Intelijen Negara (BIN)," ucapnya.

Kepala Penerangan Kodam Jaya Jayakarta Kolonel Arh Herwin Budi Saputra angkat bicara setelah mendapat kabar tentang peristiwa cekcok yang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (21/11/2021).

Peristiwa cekcok yang melibatkan orang tua PDIP Arteria Dahlan dengan salah seorang wanita yang mengaku sebagai anak Jenderal TNI bintang tiga.

"Itu murni perselisihan antara dua orang penumpang warga sipil," kata dia dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (22/11/2021).

Herwin enggan menjelaskan lebih lanjut terkait dugaan seorang wanita yang mengaku sebagai anak Jenderal TNI bintang tiga tersebut. Dia menambahkan, saat ini kedua belah pihak sudah melaporkan hal tersebut ke polisi.

"Kita tunggu saja bagaimana penyelesaiannya karena permasalahan ini sudah ditangani oleh Polresta Bandara Soekarno-Hatta, diharapkan kedua belah pihak dapat menyelesaikan dengan berdamai," jelas Herwin.[]