Tech

Misi Mars 2020 Rekam Suara di Planet Itu, Mau Dengar?


Misi Mars 2020 Rekam Suara di Planet Itu, Mau Dengar?
Suasana di Planet Mars yang dipenuhi batu krikil (GETTY IMAGES)

AKURAT.CO, Jika semua berjalan sesuai rencana, Perseverance, robot penjelajah NASA yang mirip mobil akan mendarat di atmosfer Mars pada Februari 2021. Setelah mendarat, para insinyur NASA akan menginstruksikan robot ini untuk menaikkan tiang tingginya, yang di atasnya terdapat instrumen eksplorasi penting, yaitu mikrofon.

Peluncuran robot untuk misi ke Mars telah dilakukan pada 30 Juli kemarin. Setelah tiba di Mars, misi utama robot adalah untuk menjelajahi Kawah Jezero (sebuah danau kuno) mencari tanda-tanda kehidupan. Juga mengumpulkan tanah dan batu untuk misi selanjutnya saat kembali ke Bumi.

Melansir Mashable, Sabtu (1//2020), ketika robot bergemuruh di atas permukaan Mars, robot akan dapat merekam suara, atau mungkin makhluk luar angkasa. Untuk pertama kalinya, penjelajah Mars dibekali dua mikrofon yang akan merekam suara dari lingkungan Mars.

"Kami pikir kami akan mendengar suara seperti Bumi di sebuah planet yang berjarak puluhan juta mil jauhnya," kata Bruce Betts, seorang ilmuwan planet di The Planetary Society, sebuah organisasi yang mempromosikan eksplorasi ruang.

Mikrofon 15-milimeter itu diharapkan untuk mengambil deru angin Mars atau debu yang berputar-putar. Mikrofon juga akan merekam suara untuk mendeteksi susunan batu dari jarak 25 kaki.

Roger Wiens, seorang ilmuwan planet di Los Alamos National Laboratory menjelaskan bahwa NASA meminta robot misi dibekali mikrofon untuk tujuan ilmiah, agar rahasia ruang angkasa yang begitu luasnya bisa sedikit demi sedikit terungkap.

Tim Wiens sendiri menemukan tujuan ilmiah pada mikrofon. Ketika laser menembakkan batu yang tidak terlalu keras akan membuat lubang kecil, yang membuat suara letupan berbeda. Suara ini adalah cara untuk mengidentifikasi bebatuan, memberikan NASA informasi yang lebih baik tentang tempat-tempat yang paling menjanjikan untuk dikunjungi di gurun Mars yang luas.

"Kita bisa melihat banyak hal di Mar. Kami ingin mendengar hal-hal di Mars," kata Wiens.

Apa pun yang direkam di Mars akan terdengar berbeda dari kebisingan yang sama di Bumi. Pasalnya, atmosfer Mars jauh lebih tipis daripada Bumi, dan sebagian besar terdiri dari gas, karbon dioksida.

Atmosfer yang lebih tipis membuat suara memiliki lebih sedikit medium untuk dilewati (ruang dan bulan, tempat tanpa atmosfer, tidak bersuara). Jadi suara Mars akan lebih tenang dan jelas tidak semirip di Bumi.

"Kami sudah berusaha mendapatkan mikrofon di Mars selama lebih dari 20 tahun," kata Betts.