News

Misbakhun: Solidkan Semangat Gotong Royong dalam Kehidupan Berbangsa

Misbakhun mengatakan, dalam kehidupan bermasyarakat kita tak akan lepas dari aktivitas interaksi sosial antara individu satu dengan individu yang lainnya

Misbakhun: Solidkan Semangat Gotong Royong dalam Kehidupan Berbangsa
Mukhamad Misbakhun dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar di Dusun Sepandi, Desa Rembang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan (DOKUMEN)

AKURAT.CO Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun mengajak konstituennya di Dusun Sepandi, Desa Rembang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan untuk menyolidkan semangat gotong royong di tengah situasi bangsa yang terus dinamis. 

Misbakhun mengemukakan hal itu di hadapan ratusan warga dalam forum Sosialisasi Empat Pilar, Selasa (02/08/2022). 

Hadir dalam acara tersebut tokoh masyarakat dan tokoh agama Desa Rembang, serta beberapa pimpinan Lembaga Masyarakat se-Kecamatan Rembang. 

baca juga:

Misbakhun mengatakan, dalam kehidupan bermasyarakat kita tak akan lepas dari aktivitas interaksi sosial antara individu satu dengan individu yang lainnya.  

Salah satu bentuk interaksi sosial itu dikenal dengan sebutan gotong royong. Kegiatan gotong royong ini merupakan ciri khas bangsa Indonesia. 

Oleh sebab itu, kegiatan gotong royong tertuang dalam Pancasila sila ketiga, "Persatuan Indonesia." 

"Gotong royong sudah menjadi tradisi dalam masyarakat Indonesia. Alasannya, karena memiliki beragam nilai-nilai positif," katanya. 

Anggota Komisi XI DPR RI itu juga menyebut, sangat penting bagi kita untuk mengimplementasikan 4 Pilar dalam kehidupan bermasyarakat. 4 Pilar utama Negara yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan sebuah landasan dalam membangkitkan jiwa nasionalisme serta membangun kesadaran bermasyarakat dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. 

Menurut Misbakhun, hal itu sudah menjadi tugasnya sebagai wakil dari masyarakat Pasuruan dan Probolinggo untuk mensosialisasikan seperti apa implikasi 4 pilar dalam kehidupan kita bermasyarakat. 

"Karena dengan memahami serta menjabarkan makna dan arti dari Pancasila, UUD 1945, NKRI serta Bhinneka Tunggal Ika kita diharapkan mampu membangun kesadaran berbangsa dan bernegara," imbuhnya. 

Misbakhun pun mewanti-wanti agar nilai-nilai budaya seperti tradisi gotong-royong yang telah menjadi identitas bangsa Indonesia jangan sampai hilang. 

"Gotong royong merupakan identitas asli serta bagian dari pengamalan 4 pilar kebangsaan bernegara," tukasnya.[]