News

Misbakhun: SOKSI Ali Wongso Ilegal  

Misbakhun: SOKSI Ali Wongso Ilegal  
Sekjen Depinas SOKSI 2020-2025, Mukhamad Misbakhun. (AKURAT.CO/Sopian )

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) SOKSI Periode 2020-2025, Mukhamad Misbakhun, angkat bicara terkait adanya Musyawarah Nasional SOKSI XI yang diselenggarakan di Pekanbaru, Riau.

Menurut Misbakhun, Munas SOKSI XI yang dilaksanakan pihak Ali Wongso Sinaga tidak memiliki standing dan akar sejarah dengan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) yang didirikan oleh Almarhum Mayor Jenderal TNI (Purn) Prof. Suhardiman.

"Saya mendapatkan konfirmasi dari keluarga Almarhum Bapak Prof. Suhardiman selaku pendiri SOKSI, pihak keluarga tidak berkenan foto Almarhum Bapak Prof. Suhardiman ditampilkan oleh Ali Wongso dalam kegiatan yang menggunakan identitas SOKSI karena pihak keluarga Almarhum Bapak Prof. Suhardiman menganggap SOKSI yang saat ini diketuai oleh Ali Wongso bukan SOKSI yang legal," jelasnya melalui keterangan pers di Jakarta, Jumat (9/12/2022) .

baca juga:

Menurut dia, SOKSI yang legal adalah yang didirikan oleh Almarhum Prof. Suhardiman pada 20 Mei 1960. 

"Untuk itu tidak patut Ali Wongso menggunakan foto Bapak Prof. Suhardiman dalam kegiatan mereka," katanya.

Misbakhun mengatakan, Depinas Soksi dengan ketua umum Ahmadi Noor Supit masih punya legalitas yang sah dan kaitan sejarah dengan SOKSI yang didirikan oleh Almarhum Prof. Suhardiman.

"Kesinambungan sejarah kepengurusan Depinas SOKSI bisa dibuktikan dengan rangkaiannya dari awal sampai akhir. Periodisasi kepengurusan 2020-2025 juga menggambarkan periodisasi yang konsisten dari SOKSI sejak berdiri pada tanggal 20 Mei 1960," katanya.

Bahkan hingga saat ini tidak ada satu pun kader SOKSI dalam posisi jabatan sebagai anggota DPR maupun MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, anggota DPRD Provinsi Fraksi Partai Golkar bahkan anggota DPRD kabupaten/kota se-Indonesia dari Fraksi Partai Golkar yang menjadi pengurus atau anggota SOKSI yang dipimpin Ali Wongso.

"Jadi, bisa dinilai kelas dan kualitas organisasi yang dipimpin oleh Ali Wongso yang menggelar Musyawarah Nasional SOKSI XI di Pekanbaru itu," ujar Misbakhun.

Dia juga mempertanyakan Ali Wongso yang berbicara ingin memenangkan Partai Golkar dalam kesempatan tersebut. Sementara, tidak ada anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota yang menjadi bagian dari SOKSI yang dipimpinnya. 

"Jangankan memenangkan Partai Golkar, memenangkan dirinya sendiri sebagai anggota DPR RI, Ali Wongso tidak bisa. Untuk itu, mimpi dan narasi yang dibangun Ali Wongso tidak berdasarkan pada realitas politik yang faktual dan nyata. Terlalu banyak halusinasi yang diwacanakan," terangnya.

"Untuk itu, seluruh jajaran pengurus Depinas SOKSI yang dipimpin oleh Ahmadi Noor Supit sebagai ketua umum dan saya sendiri sebagai sekretaris jenderal serta Robert Jopie Kardinal sebagai bendahara umum menolak untuk mengakui adanya SOKSI versi Ali Wongso Sinaga yang sedang mengadakan Munas XI di Pekanbaru," kata Misbakhun yang juga anggota Komisi XI DPR RI.

Diketahui, SOKSI versi Ali Wongso Sinaga mengadakan musyawarah nasional di Hotel Grand Jatra, Pekanbaru, Riau, Jumat.