Ekonomi

Misbakhun: Pertumbuhan Ekonomi 7,07 Persen Signal Indonesia Keluar dari Fase Pertumbuhan Negatif

Misbakhun mengatakan pertumbuhan ekonomi 7,07% pada kuartal II, 2021 merupakan signal menandakan Indonesia mulai keluar dari fase pertumbuhan negatif


Misbakhun: Pertumbuhan Ekonomi 7,07 Persen Signal Indonesia Keluar dari Fase Pertumbuhan Negatif
Anggota DPR RI Komisi XI Mukhamad Misbakhun saat menjadi pembicara pada acara diskusi (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mukhamad Misbakhun mengatakan pertumbuhan ekonomi 7,07% pada kuartal II 2021 merupakan signal awal yang menandakan bahwa Indonesia mulai keluar dari fase pertumbuhan negatif.

Meskipun secara teknikal belum keluar dari resesi, namun menurutnya arah kebijakan Indonesia saat ini sudah benar untuk kembali mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Ini signal awal, bagi pasar, bagi masyarkaat bahwa ada upaya perbaikan. Kita sudah mulai fase keluar dari zona pertumbuhan negatif, dan kita menuju fase positif," tuturnya di Jakarta, Jumat (6/8/2021).

Menurutnya, upaya pemerintah harus diapresiasi karena mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lewat arah kebijakan yang sudah benar.

Misbakhun mencatat pertumbuhan ekonomi ini utamanya didukung oleh harga komoditas yang membaik dan mitra dagang tradisional Indonesia saat ini juga pertumbuhan sedang baik.

Untuk itu, implikasi pada perdagangan Indonesia berkontribusi baik terhadap perekonomian nasional. 

Misbakhun juga menyebutkan konsumsi rumah tangga juga mencatatkan perbaikan dengan pertumbuhan 5,93% pada kuartal II 2021, dimana sebelumnya sempat minus 2,23% pada kuartal I 2021.

Kemudian, indeks kepercayaan konsumen juga naik menjadi 104 poin pada kuartal II 2021.

" Artinya masyarakat timbul kepercayaan bahwa langkah pemerintah sudah tepat yang memunculkan kemauan belanja kembali," ujarnya.