News

Misbakhun Beberkan Cara Atasi Masalah Ekonomi Masyarakat, Mohon Disimak!

Mukhamad Misbakhun menunjukkan keberpihakannya terhadap pengembangan UMKM sebagai motor penting penguatan ekonomi masyarakat di era pandemi Covid-19.


Misbakhun Beberkan Cara Atasi Masalah Ekonomi Masyarakat, Mohon Disimak!
Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun (Istimewa)

AKURAT.CO, Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menunjukkan keberpihakannya terhadap pengembangan UMKM sebagai motor penting penguatan ekonomi masyarakat di era pandemi Covid-19.

Senin ini (25/10/2021), Misbakhun mengajak mitra Komisi XI DPR RI yaitu Bank Indonesia ke Balai Desa Winong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.  Sinergi strategis dengan Bank Indonesia menjadi salah satu program pengembangan daerah pemilihan.

Agenda diawali dengan penyerahan secara simbolik bantuan UMKM dari Misbakhun kepada kelompok masyarakat penerima manfaat dalam rangka menumbuhkan UMKM khususnya dalam menghadapi situasi pandemi covid-19 yang masih mengancam dunia.

“Salah satu cara mengatasi problem ekonomi masyarakat adalah dengan mendorong kemajuan UMKM, karena serapan kerjanya tinggi dan nyata dalam membantu ekonomi masyarakat. UMKM secara nasional menyerap sekitar 65 juta orang,” kata Misbakhun.

Untuk itu, dalam forum yang juga dihadiri oleh Pelaku UMKM penerima manfaat dari Bank Indonesia dan beberapa Kepala desa di wilayah Kecamatan Gempol, Misbakhun menegaskan komitmennya sebagai legislator yang terpilih dari daerah pemilihan (dapil) Pasuruan – Probolinggo untuk memberikan berbagai program karya-kekaryaan untuk masyarakat di dapilnya.

Dody Sartono yang merupakan perwakilan dari Bank Indonesia Malang hadir langsung dalam acara yang juga seminar bertajuk Optimalisasi UMKM sebagai langkah strategis program pemulihan ekonomi nasional (PEN) di era pandemi Covid-19.

Deputi Bank Indonesia perwakilan Malang itu memberikan materinya tentang progam sosial Bank Indonesia, khususnya untuk pengembangan UMKM.

Selain memberikan peluang program bantuan untuk UMKM, Dody juga memberikan edukasi kepada pelaku UMKM yang hadir untuk perlahan beranjak menggunakan transaksi keuangan non tunai melalui QRIS.

“Perkembangan digital ekonomi harus dipersiapkan mulai kini kepada pelaku UMKM. Kemajuan teknologi ini mendorong masyarakat untuk mulai beralih dari transaksi lama menuju transaksi non tunai,” ujar Dody.