News

Mirisnya Kondisi Afganistan, Klinik dengan 5 Kasur Dipadati 500 Pasien Korban Gempa Bumi

Gyan pun menjadi salah satu daerah yang paling parah terkena dampaknya


Mirisnya Kondisi Afganistan, Klinik dengan 5 Kasur Dipadati 500 Pasien Korban Gempa Bumi
Fasilitas darurat telah didirikan di luar klinik untuk membantu orang-orang yang terluka yang tidak punya tempat lain untuk pergi (PUSAT KESEHATAN KOMPREHENSIF GAYAN via BBC)

Mirisnya Kondisi Afganistan, Klinik dengan 5 Kasur Dipadati 500 Pasien Korban Gempa Bumi - Foto 1
 Pusat Kesehatan Komprehensif Gayan mengalami kerusakan parah akkibat gempa-PUSAT KESEHATAN KOMPREHENSIF GAYAN via BBC

Gyan pun menjadi salah satu daerah yang paling parah terkena dampaknya. Di sana,banyak orang dilaporkan masih terjebak di bawah reruntuhan.

Klinik tersebut dibangun oleh badan-badan pembangunan internasional beberapa tahun yang lalu. Fasilitas itu dimaksudkan untuk menangani kondisi kesehatan ringan. Itu juga hanya berperan sebagai tempat untuk merujuk pasien ke rumah sakit di kota-kota besar untuk perawatan yang lebih signifikan. Tidak ada departemen kecelakaan maupun unit darurat di klinik Gyan.

Sejak kelompok Islam garis keras Taliban mengambil alih kekuasaan di seluruh negeri Agustus lalu, banyak lembaga bantuan internasional telah meninggalkan negara itu. Sistem medis pun telah menghadapi keterbatasan pasokan dan kekurangan staf yang parah.

baca juga:

Gempa pada Rabu (22/6), yang kekuatannya telah direvisi menjadi magnitudo 5,9, telah menyebabkan kerusakan meluas, menewaskan lebih dari 1.000 orang. Lebih dari 1.500 lainnya dilaporkan luka-luka.   

Ketika pejabat gubernur distrik Taliban mengunjungi Gyan pasca gempa, orang-orang meneriakinya, menyuruhnya pergi, kata seorang sukarelawan dari distrik tetangga kepada BBC.

"Taliban tidak mampu menangani bencana ini. Tidak ada sistem yang berlaku. 

"Dan kita tidak bisa berharap untuk bantuan internasional. Dunia telah melupakan Afganistan," ujar seorang sukarelawan yang tidak mau disebutkan namanya.