Olahraga

"Minum" di Taman Perkampungan Atlet, Sejumlah Atlet Diselidiki Polisi

Polisi juga sudah datang ke lokasi kejadian untuk menyelidiki atlet yang diduga minum alkohol di taman perkampungan atlet Olimpiade Tokyo 2020.


Suasana pembangunan kampung atlet untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, September tahun lalu. (REUTERS/Toru Hanai)

AKURAT.CO, Meskipun Jepang sejauh ini berhasil menyelenggarakan Olimpiade Tokyo sampai ke hari kesepuluh, namun risiko dan pelanggaran perhelatan di tengah protokol kesehatan yang ketat ternyata tak terhindarkan.

Terakhir, penyelenggara Olimpiade Tokyo disebut melakukan penyelidikan terhadap sejumlah atlet yang minum alkohol di taman perkampungan atlet. Sesuai protokol, atlet hanya dibolehkan minum alkohol di dalam kamar masing-masing ketika dalam kondisi sendirian.

BBC menyebut bahwa polisi sudah mendatangi lokasi kejadian namun identitas atlet bersangkutan tidak dipublikasikan. “Kami sedang melihat masalah ini. Kami bakal mengambil langkah yang tepat berdasarkan temuan kami,” kata Kepala Komite Penyelenggara Olimpiade Tokyo, Toshiro Muto.

Kabar ini muncul setelah sehari sebelumnya penyelenggara meminta dua peraih medali perak asal Georgia meninggalkan perkampungan atlet karena pergi berjalan-jalan keluar perkampungan atlet melihat Tokyo. Dua atlet tersebut yang diketahui sebagai judoka juga tidak diizinkan lagi berada di kawasan perhelatan Olimpiade Tokyo.

Belakangan, diketahui bahwa atlet Georgia tersebut adalah Vazha Margvelashvili, 27 tahun, dan Lasha Shavdatuashlivi, 29 tahun. Mereka mengaku keluar perkampungan atlet untuk bertemu dengan kenalan mereka di Tokyo.

“Tidak ada orang yang menghentikan mereka di pintu keluar (perkampungan atlet), jadi mereka pikir mereka bisa keluar. Mereka hanya ingin sedikit udara terbuka, untuk rileks setelah hari sibuk kompetisi, setelah periode lockdown ketat,” kata salah satu ofisial Georgia.

Penyelenggara juga sudah mencabut akreditasi dua atlet Georgia tersebut bersama empat individu yang terlibat dalam Olimpiade Tokyo karena melanggar protokol kesehatan. Adapun Kedutaan Georgia di Tokyo menyampaikan permohonan maafnya atas hal tersebut.

Sebanyak sebelas ribu atlet peserta Olimpiade Tokyo tinggal di perkampungan atlet yang terletak di distrik perairan Harumi. Dikelilingi oleh laut, atlet bisa melihat pemandangan Teluk Tokyo dari kamar mereka.

Jepang kini memasuki pekan terakhir Olimpiade Tokyo yang akan berakhir pada 8 Agustus mendatang. Olimpiade tahun ini adalah jadwal tunda setelah jadwal seharusnya pada 2020 karena terdampak pandemi virus corona (Covid-19).[]