Entertainment

Minum Air Sungai hingga Travelling Dibayar, Kisah Backpaker Tampan Ini Tunjukkan Perjalanan Hidupnya Demi Meraih Kesuksesan


Minum Air Sungai hingga Travelling Dibayar, Kisah Backpaker Tampan Ini Tunjukkan Perjalanan Hidupnya Demi Meraih Kesuksesan
Kisah perjalanan akun @backpackertampan sangat menginspirasi (Instagram/backpackertampan)

AKURAT.CO, Banyak orang yang melihat kesuksesan hanya dari hasilnya saja. Padahal, dibalik kesuksesan tersebut, ada proses dan perjuangan panjang yang harus ditempuh dan diusahakan dengan sangat keras. Seperti halnya kesuksesan yang dimiliki oleh akun TikTok @backpackertampan.

@backpackertampan

Don’t stop believing ?? ##dream ##samasamabelajar ##samasamadirumah ##fyp ##foryou ##indonesia ##motivasi ##bali ##balisquad

baca juga:

? Don't Stop Believing - Anthem Lights

Dalam video tersebut, akun @backpackertampan membagikan proses perjalanannya hingga akhirnya meraih kesuksesan. Akun yang dimiliki oleh nama asli Pandhu Waskitha tersebut menunjukkan perjalanannya ketika dirinya harus mencari tumpangan untuk sampai ke tujuan, minum air sungai agar lebih hemat, hingga membawa oatmeal agar tidak beli makan.

Hingga akhirnya, berbagia kesulitan yang dideranya membuahkan hasil. Akun TikTok yang telah memiiki lebih dari 276 ribu pengikut tersebut menunjukkan bahwa kini dirinya telah meraih kesuksesannya dengan keadaannya yang berubah seratus delapan puluh derajat.

Hobi travelingnya kini telah berubah menjadi pekerjaannya. Tidak hanya mengeksplor berbagai sudut Indonesia, akun @backpackertampan juga telah menjelajahi berbagai sudut belahan dunia. Bahkan, dalam video tersebut dirinya juga memperlihatkan tempat tinggalnya ketika sedang traveling.

Video unggahan tersebut pun tak luput dari respons warganet.

“Keren banget, semangat terus kak.” tulis akun @keanuluv.

“Merinding, keren banget.” balas akun @kentangidaman.

“Inilah yang dinamakan bekerja keras dan jangan lupa berdoa agar sukses nantinya.” tulis akun @Levi.

Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak 2 juta kali dan disukai sebanyak lebih dari 280 ribu kali.[]