Entertainment

Minta Segera Diusut, KKH Kritik Kasus Askara Harsono Lewat Teatrikal

Askara dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Rabu 29 Desember 2021.


Minta Segera Diusut, KKH Kritik Kasus Askara Harsono Lewat Teatrikal
Aksara suami penyanyi Nindy Ayunda tersandung kasus penyalahgunaan narkotika, di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (12/1) (AKURAT.CO/Agussalim)

AKURAT.CO, Aktivis perempuan yang tergabung dalam Komunitas Keluarga Harmonis (KKH) menggelar aksi damai dengan melakukan peragaan teatrikal didepan kantor Kemenkumham, Jakarta Selatan Senin (17/1).

Teatrikal tersebut dilakukan lantaran mantan suami Nindy Ayunda yaitu Askara Harsono itu yang masih menjadi tahanan kota diduga berselingkuh dengan menantu anak Jenderal Purnawirawan TNI.

Tim Advokasi KKH, Adi Partogi mengatakan aksi yang dilakukan oleh puluhan perempuan tersebut bertujuan untuk menyampaikan ketidaksetujuan perselingkuhan yang dilakukan oleh Askara Harsono.

baca juga:

Selain itu, aksi ini juga diharapkan agar status Askara Harsono yang sebelumnya tahanan kota bisa dirubah.

Hal ini bertujuan agar Askara bisa kembali ke dalam lapas untuk melanjutkan hukumannya dalam kasus Narkoba dan Kepemilikan Senjata Api.

Adi Partogi saat melihat aktivis perempuan KKH menggelar teatrikal di kantor Kemenkumham Senin (17/1). 

"Disini ada tambahan beberapa pelanggaran hukum berat, selain kasus narkoba, kepemilikan senpi ilegal, KDRT dan perselingkuhan terhadap istri orang lain," ujar Adi Partogi Simbolon, Senin (17/1) dalam keterangan tertulisnya.

Adi Partogi Simbolon juga menjelaskan jika kegiatan aksi tersebut merupakan lanjutan dari pihaknya yang melaporkan Askara ke Polda Metro Jaya.

Namun sampai saat ini belum ada tanggapan dari pihak kepolisian.

Sebelumnya, diketahui Askara Harsono dilaporkan oleh Tim Advokat Komunitas Keluarga Harmonis atas dugaan adanya perselingkuhan yang dilakukan oleh Askara.

Askara dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Rabu 29 Desember 2021.

Adi Partogi menyayangkan status Askara Harsono yang menjadi tahanan kota namun dirinya bisa berpergian ke Bali.

“Ya patut diduga ada yang bekingi AS karena dia sebagai narapidana dan tahanan kota bisa bebas diluar kota padahal tidak boleh dia berada diluar kota," kata Adi saat dihubungi wartawan, Rabu (5/1) malam.

Kediaman Askara masih terlihat sepi dan kini justru menambah 3 orang penjaga untuk menjaga kondisi dan keadaan disekitar rumah tersebut. Hal tersebut semakin membuat para awak media terheran.

Penjaga rumah seperti berbadan tegap dan berambut cepak, sehingga membuat kesulitan sejumlah awak media massa sulit untuk konfirmasi.

Salah seorang penjaga juga menegur saat awak media mencoba mengabadikan gambar rumah.

"Ada apa ya mas foto-foto rumah ini," kata salah satu petugas keamanan rumah.

Hingga berita ini diturunkan AKURAT.CO terus berusaha mengkonfirmasi ke pihak-pihak terkait.[]