Ekonomi

Minta Para Menteri Peka Situasi Krisis Ekonomi, Ini PR Jokowi ke Para Menterinya!

kewaspadaan atas situasi ekonomi yang memicu inflasi di seluruh dunia serta terjadinya krisis pangan dan energi


Minta Para Menteri Peka Situasi Krisis Ekonomi, Ini PR Jokowi ke Para Menterinya!
Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam acara penyampaian LHP atas Laporan Keuangan Pemerinyah Pusat Tahun 2022, Istana Kepresidenan, Bogor, Kamis (23/6/22). (Tangkapan Layar YouTube)

AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kembali mengenai kewaspadaan atas situasi ekonomi yang memicu inflasi di seluruh dunia serta terjadinya krisis pangan dan energi.

Menurutnya situasi tersebut harus betul-betul dipahami agar Indonesia memiliki kepekaan dan perasaan ketika menyikapi dan menyiapkan respons kebijakan yang tepat di semua tataran lembaga negara di seluruh jajaran pemerintahan pusat dan daerah.

“ Kita harus memaksimalkan kekuatan kita sendiri, terutama kekuatan belanja dalam negeri. Kita tahun di pusat ada Rp526 triliun, di daerah ada Rp535 triliun. Kemudian di BUMN ada Rp420 triliun semua jumlah yang tidak sedikit,” ucap Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam acara penyampaian LHP atas Laporan Keuangan Pemerinyah Pusat Tahun 2022, Istana Kepresidenan, Bogor, Kamis (23/6/2022).

baca juga:

Ia pun juga menyampaikan untuk membeli barang-barang produksi dalam negeri, hal ini akan memberikan dampak yang sangat siginfikan untuk mempercepat upaya pemulihan yang dilakukan. Serta untuk membuka lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya.

“ Kita harus bekerja keras, kerja terus untuk menciptakan nilai tambah ekonomi dengan hirilisasi industri mulai dari sektor tambang sampai sektor pangan. Membangun industri pengolahan dari bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau kalau bisa menjadi barang jadi menciptakan efek-efek yang berkali-kali lipat. Bukan hanya pada nilainya tetapi juga diharapkan pada penyerapan tenaga kerja untuk membuka lapangan kerja yang seluas-luasnta dan sebanyak-banyaknya,” jelasnya.

“Untuk itu saya minta kepada Menteri, lembaga daerah memahami situasi ini, memiliki kepekaan yang sama dan segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan agar potensi yang kita miliki dapat kita manfaatkan dengan baik untuk cepat upaya-upaya pemulihan yang kita lakukan,” tambahnya.

Oleh karena itu, pemerintah akan terus berupaya meningkatkan pengelolaan keuangan negara yang lebih efektif dan inklusif dengan terus melaksanakan program-program dan memperhatikan tata kelola baik yang akan meningkatkan efektivitas mitigasi risiko.

“Mendorong efektivitas pencapaian target dan sasaran program,” tuturnya.

Sekadar informasi, sebelumnya Kepala Organisasi Perdagangan Dunia mengatakan krisis pangan yang dipicu oleh perang Ukraina dapat berlangsung selama bertahun-tahun tanpa intervensi.