Entertainment

Minta Maaf, Ardhito Pramono Akui Menyesal Konsumsi Narkoba

Ardhito Pramono mengaku sangat menyesal karena telah mengkonsumsi narkoba


Minta Maaf, Ardhito Pramono Akui Menyesal Konsumsi Narkoba
Ardhito Pramono saat dibawa menuju ke BNNP, Selasa (18/1) (Akurat.co, Agussalim)

AKURAT.CO, Kepolisian Polres Metro Jakarta Barat membawa aktor sekaligus penyanyi Ardhito Pramono dibawa ke rumah sakit ketergantungan obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur, Jum'at (21/1).

Ardhito dibawa kesana adalah untuk menjalani perawatan rehabilitasi guna menghilangkan kecanduan narkoba.

Ketika digiring menuju mobil, Ardhito Pramono menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

baca juga:

Ardhito juga mengaku sangat menyesal telah mengkonsumsi narkoba.

"Untuk seluruh masyarakat indonesia, terutama anak-anak muda saya minta maaf sebesar-besarnya. Dan menyesal sangat menyesal," ujar Ardhito Pramono di Polres Metro Jakarta Barat, Jum'at (21/1).

Sejalan dengan itu, Ardhito Pramono berharap khususnya kepada anak muda agar tidak coba-coba mendekatkan diri dengan narkoba.

Menurutnya masih banyak cara lain yang bisa ditempuh dalam beraktivitas tanpa menyentuh narkoba seperti dirinya.

"Semoga engggak ada lagi kejadian seperti ini dan anak muda bisa kreatif pastinya tanpa narkoba," harapnya.

Sebagai informasi, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Jakarta Barat menangkap Ardhito Pramono atas kasus dugaan penyalahgunaan narkotika pada Rabu (12/1) lalu. Ardhito diamankan di rumahnya yang terletak di Kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Penangkapan Ardhito berawal dari laporan masyarakat, sehingga polisi pun melakukan pengintaian. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro, Kombes Pol Endra Zulpan saat merilis kasus tersebut.

"Petugas melakukan penyelidikan dan observasi berawal dari wilayah Kebon Jeruk Jakarta Barat, lalu bergeser ke daerah Klender. Saat didapat kebenarannya, selanjutnya pada hari Rabu tanggal 12 Januari 2022 sekitar jam 02.00 WIB, di salah satu rumah wilayah Klender Jakarta Timur, yang bersangkutan ditangkap," ujar Kombes Pol Endra Zulpan

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengakuan, penyidik mendapati bahwa Ardhito Pramono terkahir mengkonsumsi ganja pada Senin (10/1) lalu. Ardhito mengkonsumsi ganja tersebut langsung di studio musiknya yang berada di Kawasan Kalender, Jakarta Timur.

Polisi mengamankan barang bukti yang diduga narkotika jenis ganja dengan berat brutto 4,80 gram hingga beberapa barang bukti lainnya.

Setelah dilakukan pengecekan di laboratorium forensik, penyidik memastikan bahwa zat yang terkandung didalamnya adalah ganja.

"2 paket plastik klip berisi narkotika jenis ganja memiliki berat brutto 4,80 , 1 bungkus kertas vapir 21 (dua puluh satu) butir pil Alprazolam (resep dokter), dan (satu) buah Iphone12 mini warna biru," jelas Endra Zulpan

"Hasil cek awal pemeriksaan barang bukti di Laboratorium terhadap keseluruhan ganja, ekstrak ganja dan biji ganja tersebut, positif mengandung Tetra Hydro Canabinoid (ganja)," tambah Endra Zulpan

Atas perbuatannya yang melanggar hukum tersebut, Ardhito Pramono dikenakan Pasal 127 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Adapun ancaman hukumannya yakni, penjara paling lama empat tahun.[]