Olahraga

Minta Keringanan Tampil di AS Terbuka, Djokovic Dicap Egois

Djokovic pernah menyebut bahwa dirinya tidak berniat ingin melakukan vaksin di masa mendatang.


Minta Keringanan Tampil di AS Terbuka, Djokovic Dicap Egois
Novak Djokovic saat melepaskan servis ke arah Jan-Lennard Struff di pertandingan putaran ketiga Amerika Serikat Terbuka 2020 yang berlangsung di USTA Billie Jean King National Tennis Center (REUTERS/Robert Deutsch)

AKURAT.CO, Novak Djokovic telah dicap 'egois' oleh seorang dokter terkemuka di tengah kontroversi seputar status vaksinasi pemilik 21 gelar Grand Slam itu jelang AS Terbuka akhir bulan ini.

Turnamen Grand Slam lapangan keras yang berlangsung di Flushing Meadows itu rencananya berlangsung pada 29 Agustus hingga 11 September 2022.

Petenis asal Serbia itu baru-baru ini menegaskan pendiriannya terhadap vaksin virus corona (Covid-19), dan menyebut bahwa dia tidak berniat melakukannya di masa mendatang.

baca juga:

Sebagian besar perdebatan yang muncul menyangkut partisipasi Djokovic di AS Terbuka.

Profesor Kedokteran dan Bedah di Universitas George Washington, Dr. John Reiner menilai mantan petenis peringkat satu dunia itu telah gagal memberikan contoh yang benar sejak awal pandemi.

"Ketika saya melihat seseorang seperti Djokovic, saya melihatnya sebagai semacam simbol tanggung jawab publik," kata Dr. Reiner dikutip Express.

"Saya pikir dia benar-benar gagal melakukan itu selama titik tergelap dalam pandemi ini, di mana dia seharusnya benar-benar dilihat sebagai contoh, dia telah gagal melakukan itu."

"Apa yang dia lakukan sebenarnya adalah menunjukkan keegoisan, seperti itulah yang terjadi pada musim dingin lalu. Murni sebuah keegoisan."

Petenis berusia 35 tahun itu baru saja memenangkan gelar Wimbledon 2022 setelah menyingkirkan Nick Kyrgios di partai final dengan skor 4-6, 6-3, 6-4, 7-6.

Djokovic sendiri tidak diizinkan masuk ke Amerika Serikat karena belum divaksinasi, yang berarti ia tidak dapat bersaing di gelaran grand slam terakhir musim ini, Amerika Serikat Terbuka.

Pun begitu, Dr. John Reiner merasa Djokovic seharusnya mendapat izin untuk tampil, walau dia dianggap telah kehilangan tanggung jawab publik dengan sikap egoisnya.

"Terlepas dari kenyataan (vaksinasi), saya pikir dia harus bermain di Amerika Serikat," jelas Dr. Reiner.

Djokovic sebelumnya meminta kepada pemerintah AS untuk mengubah aturan dan mengizinkannya masuk ke negara tersebut.

Dia saat ini tengah mempersiapkan diri dan berlatih di lapangan keras untuk memastikan dirinya siap ketika diizinkan tampil di AS Terbuka.

Reiner mengakui bahwa vaksin memang tidak mencegah penularan virus, membuat aturan perjalanan AS relatif tidak relevan.

Namun, dia yakin vaksin pasti melindungi seseorang mengalami dampak parah akibat virus dan pada akhirnya mencegah kematian.