News

Minta Dibebaskan, 5 Fakta Terbaru Kasus Korupsi Bansos Juliari Batubara

Mantan Menteri Sosial, Juliari Batubara kembali menjalani sidang pada kasus korupsi bantuan sosial Covid-19, pada Senin (9/10) kemarin.


Minta Dibebaskan, 5 Fakta Terbaru Kasus Korupsi Bansos Juliari Batubara
Juliari Peter Batubara berjalan mengenakan rompi tahanan usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Minggu (6/12/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara, kembali menjalani sidang pada kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19, pada Senin (9/10) kemarin. Dalam sidang tersebut, Juliari Batubara membacakan nota pembelaan atau pledoi.

Pada pembacaan pledoi tersebut, ada beberapa poin yang berhasil mencuri perhatian publik. Termasuk soal permintaan Juliari untuk dibebaskan. Berikut AKURAT.CO rangkum deretan fakta terbaru kasus Juliari Batubara, setelah sidang pembacaan pledoi.

1. Juliari Batubara meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo

Salah satu poin yang tertuang dalam pledoi Juliari Batubara, berisi permintaan maafnya kepada Presiden Joko Widodo. Menurutnya, permintaan maafnya terkait kelalaian dalam pengawasan kinerja di Kementerian Sosial.

"Saya secara tulus ingin mengucapkan permohonan maaf saya yang sebesar-besarnya, kepada Presiden RI Joko Widodo," papar Juliari, dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

"Terutama permohonan maaf akibat kelalaian saya, tidak melakukan pengawasan yang ketat terhadap kinerja jajaran di bawah saya," lanjutnya.

2. Permohonan maaf kepada Megawati Soekarnoputri

Tidak hanya kepada Presiden Jokowi, Juliari juga melayangkan permohonan maaf kepada Ketua Umum PDI P, Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, ia menyesal karena terlibat dalam perkara yang menjeratnya.

"Kepada yang terhormat, Ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan beserta jajaran DPP PDI Perjuangan, di mana sejak tahun 2010 saya dipercaya sebagai pengurus DPP PDI Perjuangan. Saya harus menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan penuh penyesalan," lanjut Juliari Batubara.

"Saya sadar, bahwa sejak perkara ini muncul, badai hujatan dan cacian datang silih berganti kepada PDI P," imbuhnya.

3. Juliari Batubara minta dibebaskan dengan alasan keluarga

Salah satu isi pledoi Juliari Batubara ialah memohon untuk dibebaskan, mengingat ia merupakan kepala keluarga yang masih dibutuhkan anak-anaknya yang masih kecil.

Juliari pun memohon kepada hakim agar mengakhiri penderitaannya, dengan membebaskan dari tuntutan dan dakwaan.

Baca juga: 10 Momen Mensos Juliari Batubara bersama Anak, Hangat Banget

4. Mengaku tidak menerima fee bansos

Juliari Batubara juga mengaku jika ia tidak pernah menerima fee bansos. Bahkan, menurutnya dari semua vendor yang bersaksi di persidangan, tidak ada satu pun yang menyebutkan jika para vendor pernah bertemu dengan Juliari Batubara.

5. Juliari sempat dituntut hukuman 11 tahun penjara

Sebelumnya, Juliari Batubara dituntut 11 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), pada persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), pada Rabu 28 Juli 2021 lalu. Atas tuntutan tersebut, Juliari merasa keberatan hingga akhirnya mengajukan pledoi.

Itu dia beberapa fakta terbaru kasus korupsi bansos yang menjerat nama Juliari Batubara.[]