Olahraga

Minions: Kami Belajar dari Kesalahan Minggu Lalu

Gelar Indonesia Terbuka tahun ini merupakan gelar ketiga beruntun bagi Minions di turnamen yang sama.


Minions: Kami Belajar dari Kesalahan Minggu Lalu
Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, selepas memastikan kemenangan di final Indonesia Terbuka 2021 di Bali, Minggu (28/11). (BADMINTON PHOTO/Erika Sawauchi)

AKURAT.CO, Pasangan ganda putra ranking satu dunia milik Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, mengaku belajar dari kesalahan sebelumnya ketika menghadapi pasangan asal Jepang, Takuro Hoki/Hugo Kobayashi, di final Indonesia Terbuka 2021.

Kemenangan lewat laga dua set dengan skor 21-14 dan 21-18 di Bali International Convention Center, Bali, Minggu (28/11), itu membalas kekalahan sebelumnya atas lawan yang sama pada pekan lalu. Di final Indonesia Masters, The Minions–julukan Marcus/Kevin–kalah 11-21, 21-17, dan 19-21 atas Hoki/Kobayashi.

“Hari ini kurang lebih mereka mainnya sama seperti minggu lalu, tetapi kami sudah belajar banyak dan mengantisipasi dari minggu lalu,” kata Kevin usai pertandingan sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

“Permainan mereka kurang lebih sama. Sama-sama kuat dan tidak gampang mati serta memiliki serangan yang bagus. Tetapi kali ini kami lebih siap dari start awalnya.”

Adapun Marcus mengatakan bahwa kekalahan pekan lalu dikarenakan mereka sudah terlalu lama tidak menghadapi Hoki/Kobayashi. The Minions absen panjang terutama pada tahun lalu karena pandemi virus corona (Covid-19).

“Kunci kemenangannya pasti belajar dari kekalahan minggu lalu. Sudah lama tidak ketemu (Hoki/Kobayashi). Selama pandemi ini kami tidak bertemu, tapi perubahan mereka banyak. Dari kesalahan kemarin kami evaluasi dan perbaiki cara mainnya kira-kira seperti apa,” ucap Marcus.

Marcus/Kevin sendiri memulai Indonesia Terbuka dengan keluhan terhadap jadwal yang diturunkan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Pasalnya, mereka langsung bermain di hari pertama setelah tampil di final pada pekan sebelumnya di mana semestinya finalis bermain di hari kedua turnamen berikut.

“Ini memang pertandingan sangat banyak dan beruntun, kami tidak bisa menyalahkan siapa-siapa dengan kondisi ini. Tetapi kami bersyukur BWF bisa membuat event, meski masih banyak pembatasan Covid di mana-mana,” kata Marcus.

“Kami tetap bersyukur masih ada turnamen dan ini pekerjaan yang memang kami senangi, kami nikmati.  Pasti capek, semua juga merasakan rasa capek. Namun  kami tidak mau tertekan dan berusaha kami nikmati saja.”

Capaian lain adalah gelar Indonesia Terbuka tahun ini merupakan gelar ketiga beruntun bagi Minions di turnamen yang sama. Dengan kata lain, Minions melakukan hat-trick di Indonesia Terbuka.[]