News

Mimbarnya Dibuat Orang Jepara, Ini 8 Fakta Masjidilaqsa di Yerusalem

Mimbarnya Dibuat Orang Jepara, Ini 8 Fakta Masjidilaqsa di Yerusalem
Masjidil Aqsa (pixabay.com)

AKURAT.CO, Di Yerusalem Timur, kompleks Masjidilaqsa berdiri megah dan selalu ramai dengan para jemaah. Bagi umat Islam, Masjidilaqsa merupakan masjid ketiga yang paling disakralkan setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Sebagai tempat suci yang berada di Kota Tua Yerusalem, Masjidilaqsa menyimpan banyak fakta tersembunyi di balik kemegahannya.

Di antara banyak fakta itu, inilah beberapa fakta menarik yang berhasil dirangkum AKURAT.CO dari berbagai sumber.

baca juga:

1. Menjadi rebutan tiga agama

Sudah bukan rahasia lagi bahwa agama Islam, Kristen, dan Yahudi saling mengklaim berhak menguasai Masjidilaqsa.

Dalam sejarah agama Islam, Masjidilaqsa merupakan kiblat pertama sebelum akhirnya berpindah ke Masjidil Haram Makkah. Sedangkan agama Kristen yakin bahwa Masjidilaqsa adalah tempat Yesus disalib dan dibangkitkan kembali. Sementara orang-orang Yahudi yakin bahwa Masjidilaqsa adalah tempat di mana kuil-kuil kerajaan Israel dibangun.

2. Pernah dijadikan tempat pembuangan sampah

Ketika Yerusalem dikuasai oleh bangsa Romawi, kompleks Masjidilaqsa benar-benar tidak dirawat dan justru dijadikan tempat sampah.

Barulah saat Khalifah Umar bin Khatab menguasai kembali Yerusalem, Masjidil Aqsa dibersihkan dari sampah dan difungsikan sebagaimana mestinya.

3. Pernah hancur karena bencana dan sengaja dibakar

Tercatat, pada abad ke 7 Masjidilaqsa harus rusak karena faktor alam yakni gempa bumi.

Selain itu, seorang turis asal Australia pada tahun 1969 sengaja membakar Masjid Qibla dan Mimbar Nuruddin Zanki. Setelah dibekuk petugas keamanan setempat, turis tersebut ditengarai memiliki gangguan mental yang cukup serius.

4. Kubah pertama di dunia

Dari kubah-kubah yang ada di hampir seluruh masjid di dunia, yang menjadi ciri khas arsitektur bangunan Islam, nyatanya yang pertama kali adalah kubah di Masjidilaqsa yang diberi nama Dome of Rock.

5. Tempat singgah Nabi Muhammad sebelum naik ke langit saat Isra Mikraj

Perjalanan menerima perintah salat Nabi Muhammad, tidak bisa dilepaskan dari Masjidilaqsa karena di tempat inilah beliau pernah singgah sebelum dibawa ke langit.

6. Tempat ditulisnya kitab Ihya Ulumuddin

Bagi kita umat Islam, tentu tidak asing lagi dengan kitab Ihya Ulumuddin karangan Imam Ghazali. Kitab monumental Imam Ghazali tersebut menjadi kitab yang sangat berpengaruh dan ditulis di Masjidil Haram.

7. Mimbarnya dibuat orang Jepara

Sumbangsih Indonesia terhadap tempat sakral Masjidilaqsa ada pada mimbar Nuruddin Zanki yang sempat terbakar tahun 1969. Dalam pemulihan mimbar tersebut, tiga orang dari Jepara turut mengerahkan keahliannya.

8. Memiliki perpustakaan yang besar

Masjidilaqsa memiliki perpustakaan yang besar dan memuat berbagai manuskrip penting karya ilmuwan-ilmuwan besar.

Wallahu a'lam.[]