Olahraga

Milos Pejic: Derrick Michael Masa Depan Basket Indonesia

Milos Pejic: Derrick Michael Masa Depan Basket Indonesia
Pemain bintang Tim Nasional Basket Indonesia, Derrick Michael berusaha mencetak poin saat melawan Yordania. (FIBA)

AKURAT.CO, Nama Derrick Michael Xzavierro menjadi sorotan meski Tim Nasional Bola Basket Indonesia harus tersingkir di play-off perempat final Piala Asia FIBA 2022. Pemain berusia 19 tahun itu kerap mendapatkan pujian, bahkan dinilai bakal menjadi tumpuan basket Indonesia di masa yang akan datang.

Sejak Indonesia memulai perjuangannya pada fase penyisihan grup, Derrick memang selalu menjadi andalan. Bahkan, Pelatih Milos Pejic tidak ragu untuk memainkan pemain yang sempat bergabung NBA Global Academy ini sejak menit pertama. Termasuk ketika ia mencetak 19 angka saat Indonesia menyerah 65-74 dari Yordania.

Namun, penampilan Derrick kurang konsisten. Saat Indonesia berjumpa China di play-off perempat final, pemain yang akan segera bermain dalam kejuaraan bola basket elite antarpelajar Amerika Serikat (NCAA Divisi I) itu hanya mencetak satu poin lewat free throw selama bermain total bermain total 20 menit dan 40 detik.

baca juga:

Pelatih Timnas Basket Indonesia, Milos Pejic, enggan mempermasalahkan penampilan kurang memuaskan Derrick. Sebaliknya, ia justru membela sang pemain dan menganggap Derrick bakal jadi andalan basket Indonesia di masa depan.

“Untuk Derrick, dia menunjukkan kepada saya keberaniannya. Dia menunjukkan potensinya sebagai salah satu tumpuan basket Indonesia di masa depan,” ucap Milos Pejic dalam konferensi pers pasca-laga, Senin (18/7).

“Tapi, hari ini dia ada masalah. Dia sakit, tetapi dia memaksa untuk main. Dia menunjukkan pada kami bahwa dia punya passion dan soul yang kuat.”

Senada dengan sang pelatih, kapten Timnas Basket Indonesia, Arki Dikania Wisnu, juga melontarkan pujian yang tak kalah tinggi. Namun, ia berpesan kepada Derrick untuk bisa lebih mengatur atau mengontrol emosinya.

“Dia itu masih muda, dan dia menunjukkan bahwa dia tidak takut dengan lawan. Tetapi, dia masih harus banyak belajar. Dia masih berkembang lagi. Apalagi emosinya masih meluap-lupa,” ucap pemain Satria Muda Pertamina Jakarta ini.

“Dia harus bisa mengelola emosinya, dan mengubah emosi itu jadi energi yang positif untuk tim di setiap laga. Tapi saya suka dia. Dia tidak takut tantangan, dan dia tidak takut lawan. Secara keseluruhan, dia bagus.”

Derrick sendiri sempat bersitegang dengan salah satu pemain China. Tepatnya pada kuarter keempat di mana dia memaksa untuk merebut bola yang dipegang oleh Xiaochuan Zhai sehingga terjadi keributan kecil.

Adapun hasil play-off perempat final Piala Asia FIBA 2022 sendiri berakhir dengan kekalahan telak Indonesia 58-108 dari China. Hasil ini juga membuat skuat Merah Putih harus mengubur mimpinya untuk menjadi kontestan Piala Dunia FIBA 2023.[]