News

Miliki Penjara Manusia! Ini 5 Fakta Mengejutkan Bupati Langkat Terbit Rencana

Fakta Bupati Langkat, Sumatra Utara.


Miliki Penjara Manusia! Ini 5 Fakta Mengejutkan Bupati Langkat Terbit Rencana
Ilustrasi penjara (Pixabay/Ichigo121212)

AKURAT.CO, Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin resmi ditetapkan sebagai tersangka suap penerimaan hadiah atau janji terkait proyek di Langkat Tahun Anggaran 2020-2022. Penetapan tersebut ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Kamis (20/1) lalu. Selain Terbit, ada enam orang lainnya yang juga ditetapkan sebagai tersangka.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumalah fakta penting terkait sosok Terbit Rencana Perangin-Angin. 

1. Aktif organisasi kepemudaan

Terbit Rencana Peranginangin diketahui aktif dalam sejumlah organisasi kepemudaan sejak ia belum terjun ke dunia politik. Bahkan, sejak ia bergabung pada tahun 1997, ia masih menjabat sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila hingga tahun 2022 ini. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua SPTI/SPSI Kabupaten Langkat tahun 2002 hingga 2022. 

baca juga:

2. Bupati Langkat sejak tahun 2019

Pria kelahiran Raja Tengah, Sumatera Utara ini sebelumnya sempat menjadi Ketua DPRD Langkat pada periode 2014-2018 silam. Tak hanya itu, ia juga sempat menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Langkat tahun 2015-2020 silam. Hingga akhirnya, ia terpilih sebagai Bupati Langkat pada tanggal 20 Februari 2019 lalu bersama Syah Afandin yang diusung oleh delapan partai. 

3. Sosok kepala daerah terkaya di Indonesia

Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Terbit masuk dalam daftar kepala daerah terkaya di Indonesia tahun 2021 silam. Menurut LHKPN, kekayaan pria kelahiran 24 Juni 1972 tersebut mencapai Rp85 miliar. Sumber kekayaan terbesarnya berasal dari kas dan setara kas yang bernilai hingga Rp78,3 miliar. Selain itu Terbit juga memiliki 10 bidang tanah dan delapan mobil yang sebagian besar nilainya di atas Rp100 juta.

4. Ditetapkan jadi tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin sebagai tersangka suap penerimaan janji terkait proyek di Langkat tahun anggaran 2020-2022 pada hari Kamis (20/1) lalu. Dalam OTT KPK yang dilakukan pada hari Selasa (18/1) lalu tersebut, Terbit ditangkap bersama enam orang lainnya yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta. Selain itu, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp786 juta. 

5. Memiliki penjara manusia di rumahnya

Selain terungkap sebagai sosok koruptor, Terbit ternyata juga diketahui memiliki penjara manusia yang berada di bagian belakang rumahnya. Penjara tersebut baru diketahui setelah KPK melakukan penggeledahan rumahnya. Dari sejumlah laporan, penjara tersebut berukuran 6x6 meter dan telah digunakan selama 10 tahun. 

Menurut kepolisian Sumatera Utara, penjara tersebut digunakan sebagai tempat rehabilitasi pengguna narkoba namun diketahui tidak memiliki izin resmi. Sedangkan lembaga Migrant Care menyatakan bahwa penjara tersebut digunakan untuk melakukan penyiksaan dan perbudakan kepada sejumlah pekerja kebun sawit. []