Ekonomi

Miliki Kontribusi Besar, Ini Sederet Keistimewaan Sektor Properti Bagi Perekonomian!

Sektor properti saat ini mendapat perhatian yang luar biasa dari Presiden Jokowi pada saat Rakernas REI Desember tahun lalu


Miliki Kontribusi Besar, Ini Sederet Keistimewaan Sektor Properti Bagi Perekonomian!
Hari Ganie (Wakil Ketua Umum Koordinator DPP Realestat Indonesia (REI)) saat acara live streaming Youtube Akurat.co (Youtube/Akurat.co)

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Koordinator DPP Realestat Indonesia (REI), Hari Ganie mengungkapkan bahwa sektor properti saat ini mendapat perhatian yang luar biasa dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada saat Rakernas REI Desember tahun lalu.

Presiden Jokowi menggaris bawahi sektor properti berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional sebanyak 13,6 persen. Ini adalah sesuatu yang sangat penting dan perlu untuk memberikan dukungan terhadap sektor properti.

“Kita lihat juga kontribusi 13,6 persen ini peluangnya masih banyak, masih bisa lebih dari itu. Jika lihat negara-negara tetangga punya kontribusi terhadap sektor PDB bentuk properti itu 15-18 persen rata-rata, namun Singapore 21 persen jadi kita masih punya banyak peluang berkembang di tanah air. Itu good news dan optimisnya untuk kita terus berkiprah di industri properti,” jelas Hari Ganie, dalam webinar Kuat Bersama Sektor Properti Sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi yang didukung oleh Bank BTN, BP Tapera, dan Perum Perumnas, Jumat (4/2/2022).

baca juga:

Ini adalah hasil kajian yang dilakukan oleh REI bersama Universitas Indonesia (UI) beberapa waktu lalu.

“ Jadi kira-kira industri ikutannya baik yang baik backward linkage maupun forward linkagenya itu kurang lebih 70 persen perikutannya, seperti backward linkagenya terhadap besi, kayu, semen dll termasuk jasa-jasa transportasi, listrik gas dll. Yang forward linkagenya juga 70 persen terpengaruh dari industri properti itu termsuk sektor-sektor yang banyak sekarang kita lihat bahwa adalah terpengaruh dari industri kita adalah seperti sektor-sektor bangunan, jasa, hiburan, perbankan dan lainnya,” tambahnya.

Oleh karena itu properti ini sangat dianggap penting, selain memberikan sumbangan yang luar biasa untuk pemerintah daerah baik untuk retribusinya pendapatan daerah, infrastruktur yang dengan regulasi 40 persen dari PSU yang dibangun dan diserahkan kepada Pemda setempat. Kemudian sumbangan pajak dari sektor properti sebesar 30 persen hingga 70 persen dari transaksi.

REI merumuskan UU Cipta Kerja Bersama Kementerian Perekonomian dan mencoba menginventarisir tenaga kerja secara langsung maupun tidak langsung dalam properti sektor.

“ Angka yang keluar adalah ada 19 juta tenaga kerja yang terkait dengan sektor properti secara langsung dan 11 juta tenaga kerja yang tidak terkait dengan sektor properti langsung atau sektor ikutannya.[]