News

Miliarder Richard Branson Jadwalkan Terbang ke Antariksa pada Juli 2019


Miliarder Richard Branson Jadwalkan Terbang ke Antariksa pada Juli 2019
Sir Richard Branson ingin menjadi turis luar angkasa pertama di dunia (DAILYMAIL.CO.UK)

AKURAT.CO, Miliarder Inggris Richard Branson berencana terbang ke antariksa dalam empat atau lima bulan mendatang mengendarai pesawat antariksa miliknya Virgin Galactic.

“Harapan saya untuk pergi saat peringatan 50 tahun pendaratan di bulan, itu yang kami sedang kerjakan,” tutur Branson yang memimpin grup Virgin di sela acara Virgin Galactic di Museum Udara dan Antariksa Washington.

Misi antariksa Amerika Serikat (AS) Apollo 11 mendarat di bulan pada 20 Juli 1969. Virgin Galactic merupakan salah satu dari dua perusahaannya, bersama Blue Origin yang berencana mengirim para penumpang ke antariksa meski hanya beberapa menit.

Berbagai perusahaan ingin mengirim ratusan atau ribuan orang dalam penerbangan singkat “suborbit” yang berarti mereka akan mencapai ketinggian yang cukup untuk mengitari bumi.

Misi itu akan lebih singkat dan lebih terjangkau dibandingkan proyek yang dirancang SpaceX untuk mengirim seorang miliarder Jepang ke bulan ynag dijadwalkan paling cepat pada 2023.

Virgin Galactic terbang 80 km di atas permukaan bumi, yang oleh AS dianggap sebagai pinggir antariksa, untuk pertama kali pada Desember 2019. Adapun konsensus internasional antariksa memiliki ketinggian 100 km dari permukaan bumi.

Pesawat Virgin Galactic yang disebut SpaceShipTwo itu dikendalikan oleh dua pilot. Untuk lepas landas, pesawat dibawa oleh satu pesawat pengangkut seperti bom, lalu mlai menyalakan mesin sendiri untuk naik ke angkasa, ketinggian yang cukup untuk melihat bentuk lengkung bumi.

Pesawat itu kemudian turun ke bawah secara alami, menuju titik pemberangkatan sebelumnya di Mojave Air dan Space Port di California. Pesawat itu mampu membawa enam penumpang bersama dua pilotnya.

Branson sebelumnya mengumumkan tanggal untuk perjalanan pertama ke antariksa itu, meski belum ada tindak lanjut nyata. Namun kali ini dia mengklaim persiapan sudah pada tahap akhir.

“Pada Juli kami harus melakukan cukup tes,” ujar dia, dilansir Channel News Asia.[]