Ekonomi

Miliarder AS Kian Bertambah, Harta Kekayaan Gabungannya Tembus US$10 Triliun!

negara Amerika Serikat (AS) justru diklaim mampu menjadi negara yang mencetak pertumbuhan miliarder paling produktif


Miliarder AS Kian Bertambah, Harta Kekayaan Gabungannya Tembus US$10 Triliun!
Bendera Amerika Serikat (AFP)

AKURAT.CO Walau pandemi Covid-19 melanda, nyatanya negara Amerika Serikat (AS) justru diklaim mampu menjadi negara yang mencetak pertumbuhan miliarder paling produktif.

Hal ini seakan menunjukkan bahwa perekonomian negara adidaya tersebut tak terlalu terpengaruh terhadap ganasnya pandemi Covid-19. Mengingat sektor bisnis yang masih mampu berjalan bahkan malah mencetak miliarder.

Dilansir dari CNBC International di Jakarta, Senin (20/9/21) AS menjadi negara yang paling dominan dalam hal kenaikan miliarder dengan menyumbang 29% dari populasi miliarder global dan 37% dari kekayaan miliarder kumulatif pada 2020.

Kemudian, China berada di posisi kedua dengan pangsa sekitar 13% dan Jerman 5%.

Berdasarkan sensus miliarder Wealth-X per 2021, jumlah total miliarder pada 2020 melonjak 13,4% dari tahun ke tahun menjadi 3.204 orang.

Angka itu menjadi kenaikan terkuat sejak 2017, meski pandemi Covid-19 menerjang. Kekayaan gabungan miliarder AS mencapai US$10 triliun (Rp142.480 triliun), naik 5,7% dari tahun ke tahun.

Dari total 3.204 miliarder yang dimiliki AS, 670 di antaranya adalah miliarder baru dengan kekayaan rata-rata USD1,9 miliar dan USD1,4 miliar.

Tak hanya itu, sekitar 60% dari miliarder tersebut sepenuhnya merupakan hasil dari usaha sendiri.

Jumlah total miliarder dengan kekayaan US$10 miliar hingga US$50 miliar mengalami pertumbuhan terkuat yakni naik 40%, atau tiga kali lebih lipat dari kenaikan populasi miliarder secara keseluruhan.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.