Ekonomi

Komentar Said Didu Soal Syarat Beli Minyak Goreng Harus Pakai KTP

"Kenapa pembelian minyak goreng harus pake KTP sementara beli biosolar dan gas 3 Kg tidak pake aturan itu ? Padahal subsidi keduanya jauh lebih tinggi"


Komentar Said Didu Soal Syarat Beli Minyak Goreng Harus Pakai KTP
Mantan Sekretaris Kementrian BUMN, Muhammad Said Didu (Facebook/ Muhammad Said Didu)

AKURAT.CO, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bersama BUMN dengan pelaku usaha merilis program minyak goreng curah murah, yang dinamakan MigorRakyat.

Setiap orang bisa membeli minyak goreng curah dengan harga Rp14 ribu per liternya. Namun pembelian dibatasi hanya sampai satu atau dua liter per hari.

Masyarakat sendiri wajib menyertakan KTP untuk mendapatkan MigorRakyat tersebut.

baca juga:

"Setiap orang dapat membeli minyak goreng curah 1-2 liter per hari dengan menunjukan KTP," kata Lutfi dalam keterangan pers yang disiarkan di YouTube Kementerian Perdagangan, Sabtu (21/5/2022).

Ia juga mengatakan dalam implementasinya, program MigorRakyat akan menggunakan aplikasi digital tersinkronisasi secara nasional. Program ini tengah digenjot untuk disebarkan ke seluruh Indonesia.

"Saat ini sudah tersedia 2.000 titik, dan dalam waktu dekat terjangkau 10 ribu titik," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu, mempertanyakan mengapa subsidi minyak goreng harus dibatasi.

Padahal pembelian gas 3 Kg hingga biosolar tak dibatasi dengan KTP. Padahal  subsidi untuk kedua komoditas tersebut jauh lebih tinggi dari subsidi minyak goreng.

"Bpk Presiden yth, pengendalian barang bersubsidi adalah kebijakan betul tapi harus adil. Kenapa pembelian minyak goreng harus pake KTP sementara beli biosolar dan gas 3 Kg tidak pake aturan tersebut ? Padahal subsidi untuk kedua komoditas tersebut jauh lebih tinggi dari subsidi minyak goreng," kata Said Didu dikutip dari akun Twitternya, Rabu (25/5/2022).