Tech

Meta Bikin Aturan Baru Bagi Akun Facebook Remaja, Apa Itu?

Meta Bikin Aturan Baru Bagi Akun Facebook Remaja, Apa Itu?
Meta menghadirkan pengaturan privasi baru untuk pengguna Facebook. (AboutFB)

AKURAT.CO, Meta menghadirkan pengaturan privasi baru bagi pengguna Facebook berusia di bawah 16 tahun.  

"Kami memperkenalkan pembaruan di Facebook dan Instagram yang semakin melindungi remaja dari bahaya online," tulis Meta, dikutip dari laman AboutFB, Rabu (23/11/2022).

"Kami membagikan pembaruan tentang cara kami melindungi kaum muda dari bahaya dan berupaya menciptakan pengalaman yang aman dan sesuai usia untuk remaja di Facebook dan Instagram," kata Meta lebih lanjut.

baca juga:

Pada tahun lalu, perusahaan juga telah mengambil beberapa tindakan untuk melindungi remaja agar tidak berinteraksi dengan orang dewasa yang berpotensi mencurigakan. 

Misalnya, Meta mengeluarkan aturan bagi pengguna baru yang berusia di bawah 18 tahun. Di mana, akun mereka menjadi akun pribadi secara otomatis. Dengan begitu, akan membatasi orang dewasa untuk mengirim pesan kepada remaja yang tidak terhubung dengan mereka.

"Kami telah mengembangkan sejumlah alat agar remaja dapat memberi tahu kami jika ada sesuatu yang membuat mereka merasa tidak nyaman saat menggunakan aplikasi kami. Kami memperkenalkan notifikasi baru yang mendorong mereka untuk menggunakan alat ini," ujar Meta.

Dengan adanya pengaturan privasi baru ini, kini setiap orang yang berusia di bawah 16 tahun (atau di bawah 18 tahun di negara tertentu) akan diatur ke pengaturan yang lebih pribadi saat mereka bergabung dengan Facebook.

Meta akan meminta remaja yang sudah memiliki aplikasi untuk melakukan pengaturan, seperti:

  • Siapa yang dapat melihat daftar teman mereka.
  • Siapa yang dapat melihat orang, halaman, dan daftar yang mereka ikuti.
  • Siapa yang dapat melihat postingan yang menandai mereka di profilnya.
  • Meninjau kiriman yang menandai mereka sebelum kiriman tersebut muncul di profil mereka.
  • Siapa yang diizinkan mengomentari kiriman publik mereka.

"Langkah ini dilakukan setelah kami meluncurkan default privasi yang serupa untuk remaja di Instagram," tulis Meta.

Tidak hanya itu, Meta juga bekerja sama dengan National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC) untuk membangun platform global bagi remaja yang khawatir dimana gambar intim yang mereka buat dapat dibagikan di platform online publik tanpa persetujuan mereka. 

Platform ini serupa dengan privasi yang dibuat untuk mencegah berbagi gambar intim secara non-konsensual untuk orang dewasa. Dengan adanya platform ini memungkinkan perusahaan untuk membantu mencegah gambar intim remaja diposting secara online dan dapat digunakan oleh perusahaan lain di seluruh industri teknologi.

"Kami telah bekerja sama dengan NCMEC, para pakar, akademisi, orang tua, dan advokat korban secara global untuk membantu mengembangkan platform dan memastikannya menanggapi kebutuhan remaja sehingga mereka dapat memperoleh kembali kendali atas konten mereka," tulis Meta.