Entertainment

MET Gala 2020 Dipastikan Tetap Digelar Di Tengah Pandemi Covid-19


 MET Gala 2020 Dipastikan Tetap Digelar Di Tengah Pandemi Covid-19
Lady Gaga saat tiba dalam acara Met Gala dengan tema Camp: Notes on Fashion di Metropolitan Museum of art Costume Institute Gala, New York, 6 Mei 2019. Lady Gaga tampil mengenakan gaun fuchsia berwarna merah muda super besar gaun Lady Gaga itu terdiri dari 4 lapisan dan seluruhnya diungkap selama red carpet dengan bantuan Brandon Maxwell. Dalam pergelaran Met Gala 2019, Dalam acara ini Lady Gaga dipercaya sebagai co-host bersama Harry Styles dan Serena Williams. (REUTERS)

AKURAT.CO Pandemi virus corona (COVID-19) telah menyebabkan sejumlah perhelatan ditunda, termasuk. Namun MET Gala 2020 akan tetap berlangsung. Namun, sepertinya pertunjukan akan tetap berlangsung dengan pendekatan virtual. Artinya, tak ada gelaran karpet merah seperti tahun-tahun sebelumnya.

MET Gala 2020 dijadwalkan pada hari Senin (4/5) di Metropolitan Museum of Art di New York, Amerika Serikat. Perhelatan akbar ini sudah dikonsep sejak jauh hari dan tahun ini akan dilangsungkan dengan tema 'About Time: Fashion and Duration'.

Dilansir Billboard, Minggu, Vogue akan menjadi tuan rumah acara virtual tersebut di YouTube, berjudul "A Moment With the Met" di mana Vogue akan melihat kembali MET Gala yang bertabur bintang sebelumnya.

"Tidak mungkin untuk membuat ulang gala pada Senin malam, meskipun saya senang mendengar betapa banyak orang menandai kesempatan dengan cara mereka sendiri," kata kepala redaksi Vogue dan Ketua Met Gala Anna Wintour dalam sebuah pernyataan.

"Jadi sebagai gantinya, saya meminta beberapa teman untuk bergabung dengan saya untuk sesaat--yang saya harap akan membawa kita semua sedikit sukacita," katanya melanjutkan. Siaran langsung akan dimulai pada Senin (4/5) pukul 18.00 EST di saluran YouTube Vogue.

Acara virtual itu juga mengungkap video baru yang menampilkan Cardi B, Naomi Campbell, Liv Tyler, Stella McCartney dan Liza Koshy. "A Moment With the Met" juga akan menampilkan pertunjukan oleh Florence + the Machine dan DJ yang dipilih oleh perancang Virgil Abloh.

Selain itu, Vogue akan memberikan sumbangan kepada Costume Institute, dan meluncurkan inisiatif "A Common Thread", untuk membantu mereka yang membutuhkan di tengah pandemi virus corona.

Sebelumnya,pihak Met Gala juga mengatakan jika acara tahunan fashion tersebut tetap digelar.

"Kami tetap mengadakan (MET Gala) sesuai rencana dan sangat menantikan malam yang indah," kata Nancy Chilton, kepala humas Costume Institute, kepada The Cut, seperti dikutip US Weekly.

MET Gala digelar setiap tahun sejak 1948 untuk menggalang dana bagi Costume Institute. Sejak diambil alih oleh bos Vogue Amerika Serikat Anna Wintour, MET Gala menjadi ajang paling bergengsi di kalender fashion.

Ajang ini sekaligus menandai pembukaan pameran busana yang berlangsung beberapa bulan di MET.[]