Lifestyle

Meski Perbatasan Dibuka, Jumlah Turis Berwisata Ke Jepang Masih Sedikit

Jepang telah membuka perbatasan untuk kunjungan wisatawan sejak 10 Juni 2022. Akan tetapi, pelonggaran itu belum mendatangkan banyak wisatawan


Meski Perbatasan Dibuka, Jumlah Turis Berwisata Ke Jepang Masih Sedikit
Dalam foto ini, warga Jepang dengan masker, berjalan di area distrik perbelanjaan di Tokyo, 9 September 2021 (REUTERS/Kim Kyung-hoon)

AKURAT.CO Diketahui Jepang telah membuka perbatasan untuk kunjungan wisatawan sejak 10 Juni 2022. Akan tetapi, pelonggaran itu belum mendatangkan banyak wisatawan mancanegara.

Seperti dilansir CNN Travel, berdasarkan data dari Badan Layanan Imigrasi Jepang, antara 10 Juni dan 10 Juli 2022, Jepang hanya menyambut sekitar 1.500 turis.

Tak hanya itu, data juga menyatakan bahwa angka tersebut turun 95 persen dari periode yang sama pada 2019, sebelum pandemi Covid-19 melanda. Situasi ini menjadi pertanyaan, kenapa negara yang paling ditunggu pembukaannya untuk berwisata jumlah turisnya malah menurun.

baca juga:

Berikut ini beberapa faktor, yang memengaruhi penurunan jumlah kedatangan turis ke Jepang.

Turis wajib datang berkelompok gunakan tur pariwisata

Meskipun Jepang sudah dapat dikunjungi untuk berlibur, Jepang saat ini hanya mengizinkan wisatawan liburan dengan datang secara berkelompok dan terorganisir oleh tour travel yang terdaftyar. 

Bagi banyak orang dari Barat, yang lebih menyukai spontanitas dan tidak ingin mengikuti rencana perjalanan yang ketat, kebijakan ini merupakan sebuah masalah.

Tidak sepenuhnya dibuka

Kebijakan Jepang yang tidak sepenuhnya terbuka, bukan hanya berlaku untuk visa.