Ekonomi

Meski Jakarta Berlakukan PSBB, OJK Pastikan Lembaga Keuangan Tetap Beroperasi


Meski Jakarta Berlakukan PSBB, OJK Pastikan Lembaga Keuangan Tetap Beroperasi
Petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beraktivitas di ruang layanan Konsumen, Kantor OJK, Jakarta, Senin (23/10). Menjelang peralihan Sistem Informasi Debitur (SID) atau yang dikenal sebagai BI Checking dari Bank Indonesia ke OJK pada tahun 2018, Bank Indonesia bersama OJK terus melakukan pengembangan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang akan menggantikan SID, agar dapat secara optimal mendukung kebutuhan industri yang semakin kompleks serta mendukung tugas OJK, BI maupun tugas lembaga t ( ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17)

AKURAT.CO Jumlah kasus positif virus Corona di DKI Jakarta tertinggi se-Indonesia dan semakin hari semakin meningkat. Terakhir kali, pada Selasa (7/4/2020), kasusnya telah mencapai 1395 kasus. Melihat hal tersebut, Jakarta akan melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku efektif mulai Jumat (10/4/2020).

Menanggapi keputusan PSBB tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan bahwa Industri Jasa Keuangan (IJK) seperti perbankan, pasar modal, dan Industri Keuangan Non bank (IKNB) tetap dapat beroperasi sebagaimana keterangan pers Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Selasa malam (7/4/2020).

Pengecualian sektor jasa keuangan dalam penerapan PSBB juga telah tercantum dalam Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Namun dalam operasionalnya, OJK meminta kepada lembaga jasa keuangan harus bekerja dengan jumlah minimum karyawan dan tetap mengutamakan upaya pencegahan penyebaran penyakit (pemutusan rantai penularan) sesuai dengan protokol di tempat kerja.

"Termasuk diantaranya lembaga jasa keuangan wajib mematuhi tata cara PSBB untuk diterapkan, seperti physical distancing, mengurangi layanan tatap muka dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi dan selalu menjaga kesehatan," kata Sekar Putih Djarot, Jubir OJK, Rabu (8/4/2020).

Adapun untuk pengaturan bekerja dari rumah (Work from Home) diserahkan kepada masing-masing lembaga jasa keuangan, Self-Regulatory Organization (SRO) di pasar modal, dan lembaga penunjang profesi di IJK.

"Sementara ini untuk teknis pelaksanaan pemberian akses adalah dengan menunjukkan tanda pengenal karyawan bagi yang harus bekerja di kantor," katanya.

Untuk masyarakat yang ingin melakukan transaksi layanan keuangan dengan lembaga jasa keuangan, OJK menghimbau untuk memanfaatkan teknologi informasi melalui: Internet Banking, Mobile Banking, Contact Center Resmi Bank/Lembaga Pembiayaan, E-mail Bank/Lembaga Pembiayaan, dan Telephone ke Relationship Manager/Marketing Officer.

Tak hanya IJK, kegiatan perkantoran di Jakarta dihentikan pada masa PSBB kecuali beberapa sektor yaitu kesehatan pangan, makanan dan minuman energi (air, gas,listrik, pompa bensin), industri strategis, komunikasi (jasa komunikasi dan media komunikasi), keuangan dan perbankan termasuk pasar modal, logistik dan distribusi barang, dan kebutuhan keseharian seperti warung, dan toko kelontong.

Sementara untuk pelaksanaan pembatasan sosial berskala Bbesar dilakukan melalui peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan moda transportasi, dan pembatasan kegiatan keagamaan. []