Olahraga

Mercedes Mewaspadai Kecepatan Mobil Red Bull di Sirkuit Imola


Mercedes Mewaspadai Kecepatan Mobil Red Bull di Sirkuit Imola
Bos Mercedes, Toto Wolff, di sela-sela Grand Prix Spanyol di Barcelona, 14 Agustus 2020. (REUTERS)

AKURAT.CO, Pada akhir pekan ini, para pebalap kembali bersaing di F1 GP Italia 2021. Bos Mercedes, Toto Wolff akan mewaspadai kecepatan rival utamanya Red Bull Racing jelang balapan seri ketiga yang akan berlangsung di Sirkuit Imola.

Tiga pekan setelah balapan pembuka Grand Prix Bahrain, di mana Hamilton sekuat tenaga mempertahankan keunggulannya dari serangan Max Verstappen demi meraih kemenangan ke-96 dalam kariernya di F1, juara dunia tujuh kali itu sadar mengulangi kejayaannya di sirkuit Autodromo Enzo e Dino Ferrari pada 2020 tidak akan mudah.

Bos tim Mercedes Toto Wolff lega melihat Hamilton menjuarai seri pembuka itu, tapi mengatakan Red Bull jelas memiliki mobil yang cepat tahun ini.

"Kami mungkin memenangi seri pertama, tapi kami tidak berangan-angan musim ini akan menjadi mudah," kata Wolff seperti dikutip AFP.

"Mobil kami masih kurang cepat dalam lap tunggal dan Red Bull lebih baik saat ini."

Pada balapan di Bahrain, Verstappen mengamankan pole position dengan keunggulan 0,3 detik, tapi Hamilton memanfaatkan strategi dan keterampilan membalapnya dengan sangat baik, diuntungkan juga oleh kesalahan sang pebalap Belanda di lap terakhir, untuk menang dengan jarak hanya 0,7 detik di depan.

Kemenangan Hamilton di Bahrain menunjukkan tidak hanya kecepatannya, tetapi juga pengalaman dan manajemen membalapnya, kualitas yang akan ia butuhkan lagi musim ini apabila ingin mempertahankan gelarnya dari Verstappen.

Hamilton dibantu keberuntungan ketika memenangi balapan Emilia Romagna 2020 di Imola, yang diwarnai sejumlah intervensi safety car, pada November tahun lalu sehingga Mercedes mengunci gelar konstruktor ketujuh kalinya secara beruntun.

Pembalap berkebangsaan Inggris itu merebut kemenangan ketiga dari lima balapan terakhir di Imola berkat mobil Mercedes yang superior dan kesialan Valtteri Bottas untuk memperlebar jaraknya dari rekan satu timnya itu di perebutan gelar juara dunia.