Tech

Mercedes-Benz Targetkan Punya Kendaraan Listrik Baterai di Seluruh Segmen pada 2022

Delapan kendaraan listrik Mercedes-Benz akan diproduksi di tujuh lokasi di tiga benua


Mercedes-Benz Targetkan Punya Kendaraan Listrik Baterai di Seluruh Segmen pada 2022
Logo Mercedes-Benz (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Mercedes-Benz saat ini sedang mempersiapkan untuk beralih ke elektrifikasi penuh. Perusahaan mobil mewah terkemuka di dunia ini mempercepat visinya menuju bebas emisi berbasis perangkat lunak.

Pada tahun 2022, Mercedes-Benz akan memiliki kendaraan listrik baterai (BEV) di seluruh segmen perusahaan. Hal ini disampaikan CEO Daimler AG dan Mercedes-Benz AG, Ola Kallenius.

Ia menuturkan Mercedes-Benz saat ini sedang mempersiapkan jaringan produksi globalnya

untuk output electric-only dengan kecepatan peningkatan yang dirancang untuk mengikuti permintaan pasar. 

Secara total, investasi ke dalam baterai kendaraan listrik antara 2022 dan 2030 menurutnya akan berjumlah lebih €40 miliar.

"Berkat investasi awal ke dalam manufaktur fleksibel, dan sistem produksi MO360 yang canggih, Mercedes-Benz dapat memproduksi BEV secara massal saat ini. Waktu yang paling cepat yakni kemungkinan di tahun depan," ujar Ola dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co.

Mercedes-Benz menurutnya akan membutuhkan kapasitas baterai lebih dari 200 Gigawatt hours. Pihaknya juga berencana untuk mendirikan delapan Gigafactories untuk memproduksi sel, bersama dengan mitra Mercedes-Benz di seluruh dunia. 

Ini merupakan tambahan dari jaringan sembilan pabrik yang sudah direncanakan dan didedikasikan untuk membangun sistem baterai. Delapan kendaraan listrik Mercedes-Benz akan diproduksi di tujuh lokasi di tiga benua. 

"Dimulai dari tahun 2025 dan seterusnya, seluruh arsitektur kendaraan yang baru diluncurkan ini hanya akan menggunakan elektrifikasi penuh dan para pelanggan akan dapat memilih alternatif tipe all-electric pada setiap model yang dibuat perusahaan," jelas Ola.

Selain itu, semua lokasi perakitan mobil penumpang dan baterai yang dijalankan oleh Mercedes-Benz AG akan beralih ke produksi netral karbon pada tahun 2022. Untuk meningkatkan efisiensi manufaktur, Mercedes-Benz bekerja sama dengan GROB dari Jerman dalam produksi baterai dan sistem otomasi yang sangat inovatif, serta memperkuat kapasitas dan pengetahuan produksi baterainya. 

Kerja sama tersebut berfokus pada perakitan modul baterai serta perakitan paket. Mercedes-Benz juga berencana untuk mempersiapkan pabrik daur ulang baterai baru di Kuppenheim, Jerman, untuk mengembangkan dan mengamankan kapasitas dan pengetahuan daur ulang. 

"Operasi akan dimulai pada 2023, tergantung pada hasil diskusi yang menjanjikan dengan otoritas," pungkasnya.