Lifestyle

Merasa Gagal? Atasi Kegagalan dengan Cara Najwa Shihab

Berikut tipsn cara menghadapi kegagalan ala Najwa Shihab. Najwa juga memberikan tips kepada anak muda yang masih mengejar mimpi mereka.


Merasa Gagal? Atasi Kegagalan dengan Cara Najwa Shihab
Transformasi Najwa Shihab (Instagram/najwashihab)

AKURAT.CO, Mayoritas anak muda di Indonesia pasti ingin segera mencapai kesuksesan. Namun, perjalanan yang harus ditempuh tentu tidak mudah. Banyak rintangan yang harus dihadapi untuk menggapainya. 

Presenter sekaligus jurnalis, Najwa Shihab menceritakan suka dukanya sebagai seorang jurnalis serta membagikan tantangan terbesar yang pernah dia hadapi selama ini. 

Najwa juga memberikan tips kepada anak muda yang masih mengejar mimpi mereka. Berikut tipsnya cara menghadapi kegagalan ala Najwa Shihab.

Bukan so what, tapi now what?

Siapa sangka bahwa rating Mata Najwa, sebuah TV program yang membawa nama pribadi Najwa, pernah mendapat rapor merah?. 

Najwa mengaku bahwa dirinya sempat berencana untuk tak melangsungkan program tersebut setelah episode ke-13. “Bagaimana tidak? 

Tak hanya rating yang mendapat rapor merah, tapi juga angka penonton dan sponsor. 

"Namun, pada kegagalan itulah, proses reflektif terjadi. Bukan so what, tapi now what? Nah, ini terdengar ideal sekali, ya, terkesan mudah untuk dilakukan. Kenyataannya, ini sulit sekali. Saya pun mengakui itu," ujar Najwa Shihab di Festival Pulih, dikutip pada Sabtu (27/11).

"Kegagalan itu bisa memberi banyak dampak, seperti kekecewaan, bahkan rasa kurang percaya diri. Itulah mengapa, adalah penting untuk memiliki kematangan emosional, kemudian mengelilingi diri kita sendiri dengan orang-orang yang positif, yang bisa jadi cheerleaders kita,” sambungnya

Kemampuan untuk bangkit itu harus diupayakan

Menurut Najwa, bangkit dari kegagalan juga memerlukan usah, termasuk usaha mencari dukungan dan mengumpulkan niat untuk kembali mencoba. 

“Kemampuan untuk bangkit itu tak serta-merta datang, itu pun harus diupayakan oleh diri kita sendiri,” tegas Najwa. 

Internet dan media sosial, misalnya, adalah salah satu sumber yang bisa kita akses untuk mencari inspirasi dan semangat. Namun, di sisi lain, internet dan media sosial pun dapat menjadi portal yang membunuh kepercayaan diri kita. 

“Foto yang kita lihat di media sosial itu, ‘kan, sudah pilihan terbaik dari yang punya foto, ya. Atau mungkin kita juga down karena cyber bullying. Kalau di dunia nyata, tidak mungkin kita komentar ke orang, ‘Baju lo murah, ya? Alis lo jelek!’ Beda dengan media sosial. Seolah siapa saja boleh mengomentari. Code of conduct-nya harus sama, dong!” terang Najwa. 

Hadapi rasa takut

Siapa yang takut gagal? Atau takut salah? Jangan khawatir, semua orang pasti punya rasa takut gagal.  

Najwa pun membagikan tipsnya selama ini, ketika ketakutan akan kegagalan sedang dia alami. 

“Pertama, buat ketakutan akan kegagalan ini sebagai sesuatu yang dapat mendorong kita untuk mempersiapkan dan memantapkan hal tersebut secara lebih serius," ucapnya

Ketika jadi presenter, ada ketakutan kalau salah ngomong, tidak lancar. Makanya, saya akan berulang-ulang kali latihan ngomong di depan kaca,” imbuhnyanya.

Kedua, Najwa mengungkapkan bawha jangan dikira bahwa orang lain hanya fokus pada kesalahan kita. Mereka sudah terlalu fokus pada kesalahan mereka masing-masing dan lupa akan, apa yang telah menjadi kesalahan kita. 

Ketiga, jadilah individu yang memperhatikan detail. Maksudnya, setiap selesai memberikan sesuatu, seseorang haru melakukan evaluasi. 

"Dengan ini, kita bisa melihat perkembangan kita dari waktu ke waktu. Improvement inilah yang dapat membangkitkan confidence kita,” sambungnya.[]