Rahmah

Menyibak Filosofi Wudhu sebagai Upaya Mendekatkan Diri Kepada Allah

Ada filosofi makna di setiap anggota badan yang dibasuh saat wudhu


Menyibak Filosofi Wudhu sebagai Upaya Mendekatkan Diri Kepada Allah
Ilustrasi Wudhu (pinterest.com)

AKURAT.CO Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah SAW bersabda:

النظافة من الإيمان

Artinya: “Kebersihan sebagian dari iman,” (H.R Muslim).

Hadits tersebut tentu sudah tidak asing di telinga kita. Melalui hadits tersebut, Rasulullah SAW mengingatkan kepada kita tentang betapa pentingnya menjaga kebersihan. 

Islam mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menjaga kebersihan. Kebersihan merupakan langkah awal seseorang untuk bisa menjalani ibadah secara sempurna. Karena salah satu nikmat Allah yang tiada tara adalah diberikan kesehatan. 

Peran kesehatan dalam agama Islam sangatlah penting dalam rangka menjaga jasmani serta rohani. Ibadah yang dilakukan dalam kondisi tidak sehat, maka akan sangat sulit untuk dilaksanakan.

Oleh sebab itu, dapat digarisbawahi bahwa faktor kesehatan adalah modal utama dalam menjalani ajaran agama. Salah satu ajaran tersebut adalah berwudhu, yang merupakan syarat sah diterimanya ibadah, terutama salat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) wudhu adalah menyucikan diri (sebelum salat) dengan membasuh muka, tangan, kepala, dan kaki. Wudhu menurut istilah syariat Islam adalah membersihkan anggota badan dengan menggunakan air yang suci dan mensucikan sesuai dengan syarat dan rukun tertentu dengan tujuan untuk menghilangkan hadas kecil.

Implementasi wudhu bagi kehidupan manusia memiliki pengaruh yang sangat besar.  Karena pada saat seseorang berwudhu, Allah secara tidak langsung memberikan pesan berupa nilai-nilai bagi manusia untuk merenungi hakikat kehidupan yang dijalankan sehari-hari. Setiap anggota badan yang dibasuh memiliki filosofi kesehatan tersendiri.

Membasuh kepala misalnya, adalah agar kita dihindarkan dari pikiran yang kotor dan tidak baik. Selain itu agar kita dapat berfikir tentang kebesaran-kebesaran Allah.

Ketika mencuci tangan, kita niatkan agar tangan kita selalu melaksanakan perintah Allah. Ketika membasuh kaki ialah dengan tujuan supaya kita tidak melakukan kemaksiatan atau melangkah ke jalan yang salah.