Olahraga

Menyerah Lima Gol Lawan UEA, Indonesia Berakhir di Dasar Klasemen

Indonesia kalah 0-5 ditandai dengan kegagalan Evan Dimas mencetak gol melalui titik penalti ke gawang Uni Emirat Arab di Dubai.


Menyerah Lima Gol Lawan UEA, Indonesia Berakhir di Dasar Klasemen
Penyerang Tim Nasional Indonesia, Kushedya Hari Yudho, saat berusaha keluar dari tekanan pemain Uni Emirat Arab dalam pertandingan di Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (11/6).

AKURAT.CO, Sulit untuk diterima, tetapi itulah fakta yang ada di depan mata tentang perjalanan Tim Nasional Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022. Garuda–julukan Timnas Indonesia–“patah sayap” setelah dibantai lima gol tanpa balas oleh tuan rumah Uni Emirat Arab (UEA) di pertandingan terakhir.

Kekalahan dalam pertandingan di Stadion Zabeel di Dubai, Jumat (11/6), tersebut memastikan bahwa Indonesia terpuruk di dasar klasemen akhir grup G dengan hanya mengoleksi satu angka. Satu-satunya angka diraih lewat laga imbang 2-2 kontra Thailand, 3 Juni lalu.

Indonesia juga bermain tanpa dampingan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-Yong, yang terkena akumulasi kartu kuning karena melakukan protes ketika menghadapi Vietnam pada 7 Juni lalu.

UEA telah mencetak dua gol ketika pertandingan baru menyelesaikan menit ke-28. Dimulai dengan gol Ali Mabkhout pada menit ke-22 digenapkan oleh pemain naturalisasi asal Brasil, Fabio Virginio Da Lima, di menit ke-28.

Garuda sebenarnya berpeluang memperkecil ketertinggalan dan mengubah jalannya sisa laga jika Evan Dimas sukses memanfaatkan penalti di menit ke-38. Skor 2-0 bertahan sampai wasit asal Arab Saudi, Mohammed Al Hoaish, meniup peluit akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua Indonesia melakukan dua pergantian dengan memasukkan Witan Sulaeman menggantikan Osvaldo Haay dan Egi Maulana Vikri menggantikan Kadek Agung. Alih-alih, Indonesia kembali kebobolan dua gol melalui penalti Al Mabkhout di menit ke-48 serta dari De Lima di menit ke-55.

Pelatih UEA yang juga mantan Pelatih Timnas Belanda di Piala Dunia 2010, Bert Van Marwijk, melakukan lima pergantian dimulai di menit ke-63. Sementara Indonesia melakukan tiga pergantian sisa di mana salah satunya Evan Dimas yang digantikan Muhammad Rafli.

Di menit ke-87 tuan rumah menyempurnakan kemenangan mereka melalui gol kelima yang dicetak oleh pemain naturalisasi berdarah Argentina, Sebastian Tagliabue. Sekaligus menempatkan UEA di posisi kedua klasemen sementara dengan nilai 12 atau berselisih dua angka dari Vietnam di posisi teratas.

Bagi Indonesia, laga ini menjadi akhir petualangan menuju Piala Dunia untuk yang kesekian kalinya. Secara keseluruhan, Indonesia kalah tujuh kali dan hanya imbang sekali untuk berada di posisi terdasar di bawah Vietnam, UEA, Thailand, dan negeri tetangga, Malaysia.

Total Indonesia mencetak lima gol dan kebobolan 27 gol di mana gol Indonesia terjadi dua kali ketika melawan Malaysia, dua ketika menghadapi Thailand, serta satu menghadapi Vietnam.[]    

Indonesia 0-5 Uni Emirat Arab

Penyisihan Grup G Kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022

Stadion Zabeel, Dubai/Jumat, 11 Juni 2021

Wasit: Mohammed Al Hoaish

Gol: Ali Mabkhout (22’, 48’ .pen), Fabinio Virgino De Lima (28’, 55’), Sebastian Tagliabue (87’)

Indonesia (4-5-1): Muhammad Riyandi; Rachmat Irianto, Pratama Arhan, Rizky Ramadhani (Didik Wahyu 84’), Arif Satria (Syahrian Abimanyu 64’); Kadek Agung (Egi Maulana 46’), Osvaldo Haay (Witan Sulaeman 46’), Adam Setyano, Evan Dimas (Muhammad Rafli 76’), Asnawi Mangkualam Bahar; Kushedya Yudo. Pelatih: Shin Tae-Yong.

Uni Emirat Arab (4-1-2-3): Ali Khaseif; Shaheen Abdulrahman (Khalifa Al Hammadi 70’), Mahmoud Al Hammadi, Bandar Al Ahbabi, Walid Abbas (Hassan Al Muharami 84’); Saoud Ali Hassan; Ali Ahmed Mabkhout (Sebastian Tagliabue 81’), Abdalla Ramadan (Majed Hassan 63’); Fabio De Lima, Khalfan Mubarak, Caio (Mohammed Juma Eid 63’). Pelatih: Bert Van Marwijk.