Egy Massadiah

Tenaga Ahli Bidang Media BNPB
News

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Bagaimana Doni Monardo mengekspresikan rasa bahagianya terhadap pohon?


Menyapa Pohon, Menjaga Alam
Doni Monardo memeluk pohon yang ditanamnya.

AKURAT.CO, Bagaimana Doni Monardo mengekspresikan rasa bahagianya terhadap pohon? Moment itu terungkap Jumat pagi (23/10/2020). 

Alkisah, saat berkunjung ke markas Kopassus di Cijantung, Jakarta Timur, Doni menjumpai pohon-pohon yang pernah ditanamnya, kurun waktu 2011 hingga 2012. Saat itu, Doni menjabat Wadanjen Kopassus.

Pada satu pohon sengon laut yang ia tanam Januari 2012, spontan kedua tangannya memeluk sang batang pohon, seakan tak kuasa menyembunyikan kerinduan. Apa yang dia ekspresikan, sungguh mengagetkan sekaligus mengharukan.

baca juga:

Laksana dua orang yang lama tak berjumpa, dan demi melepas rindu, tak ada ekspresi paling lugas kecuali merangkulnya. Dengan mata berbinar, degup jantung yang terpacu kencang karena dorongan rasa bahagia, Doni seketika merapatkan dirinya ke pohon sengon laut itu.

Kami menyaksikan dan ikut larut dalam rona kebahagiaan Doni Monardo. Saya sebut kami, sebab saya memang bukan satu-satunya saksi mata atas peristiwa tadi. Di sekitar saya berdiri antara lain Danjen Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan, Danpusdiklatpassus Brigjen TNI Thevi Angandowa Zebua, S.E. dan lain-lain.

Beberapa perwira baret merah, mengamati “reunian Doni Monardo dengan pohon-pohonnya”, sempat berkelakar, “Coba kalau dihitung dengan uang, sudah berapa miliar nilai pohon-pohon itu. Kayu bagus harganya sekitar dua juta rupiah per kubik. Padahal, satu batang pohon bisa empat kubik. Lihat, ada berapa banyak pohon besar yang dulu ditanam pak Doni....”

Yang lain menimpali, “Wah, bisa untuk beli rumah, beli mobil, dan buat modal bisnis....” Candaan itu pun disahuti, “Memang sih... kalau pohon-pohon ini ditebang dan dijual bisa untuk beli rumah, beli mobil, dan bisa untuk berbisnis. Tapi jangan lupa, kita juga bisa kena masalah....” Semua pun tertawa.

Kepada setiap Danjen Kopassus yang menjabat setelahnya, Doni Monardo tidak pernah lupa menitipkan pesan, “tolong kasih tahu anak-anak, jangan ada yang menebang pohon-pohon itu.” 

Alhasil, pesan Doni pun dicatat sebagai “peraturan” bagi keluarga besar Kopassus. Menebang berarti berani melanggar peraturan. Di sisi lain, memang tidak ada jalan untuk menyelundupkan pepohonan tersebut tanpa melewati markas provost. Dalam kondisi seperti itu, siapa pula yang berani melanggar “larangan” menebang pohon di area Mako Kopassus?

Super Admin

https://akurat.co

It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum
Follow Me:

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first