News

Menurun, Positif Covid-19 DKI Hari Ini 7.058 Orang

Jumlah kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta per hari ini, Kamis (22/7/2021), mengalami penurunan


Menurun, Positif Covid-19 DKI Hari Ini 7.058 Orang
Aparatur Sipil Negara (ASN) saat mengikuti tes usap (swab test) di Kompleks Balai Kota Provinsi DKI, Jakarta Pusat, Jumat (15/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Jumlah kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta per hari ini, Kamis (22/7/2021), mengalami penurunan. Dengan begitu, jumlah kasus harian di DKI dalam beberapa terakhir ini berangsur landai di bawah 10 ribu pasien sebagaimana yang terjadi pada pekan sebelumnya dengan jumlah kasus stagnan di 12.000 pasien sehari.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menjelaskan, pada hari ini pihaknya mencatat sebanyak 7.058 kasus baru setelah melakukan tes PCR pada 28.512 orang di seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Sebanyak 28.512 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 7.058 positif dan 21.454 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 10.308 orang dites, dengan hasil 809 positif dan 9.499 negatif," kata Dwi kepada wartawan, Kamis (22/7/2021).

Dengan adanya penambahan kasus positif hari ini, maka secara keseluruhan, jumlah kasus aktif di Jakarta mencapai 86.198 orang yang masih dirawat atau isolasi.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 673.424 dengan dan total 10.865 orang meninggal dunia. Adapun jumlah pasien yang dinyatakan sembuh hari ini adalah 10.624 orang, sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 173 pasien.

"Tingkat kesembuhan 87,4 persen dan tingkat kematian 1,4 persen. Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen," tutur Dwi.

Dalam ledakan Covid-19 gelombang kedua ini, positivity rate atau persentase kasus positif di Jakarta juga terus meroket naik. Dinas Kesehatan mencatat positivity rate dalam sepekan terakhir sebesar 27 persen sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,2 persen. Angka ini masih jauh dari standar aman yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

"WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.

Saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya menekan lonjakan kasus ini dengan kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang sudah berlaku 21 hingga 25 Juni 2021 mendatang, setelah sebelumnya pemerintah menganggap PPKM Darurat yang diterapkan untuk membendung penyebaran wabah ini ternyata tak efektif. Buktinya mobilitas masyarakat di luar rumah sukar dikendalikan.[]