News

Menteri Tjahjo Bantah Saling Lempar Tanggung Jawab dengan Ketua KPK Soal TWK Pegawai

Menpan RB Tjahjo Kumolo membantah pihaknya bersama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saling lempar tanggung jawab


Menteri Tjahjo Bantah Saling Lempar Tanggung Jawab dengan Ketua KPK Soal TWK Pegawai
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo (Istimewa)

AKURAT.CO  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo membantah pihaknya bersama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saling lempar tanggungjawab terkait tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK.

Dia mengatakan pelaksanaan TWK merupakan Peraturan Komisi (Perkom) KPK. Sementara untuk pelaksanannya, KPK menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN). BKN lalu membuat tim di luar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Jadi, tidak benar Ketua KPK dan Menteri PANRB saling lempar tanggung jawab. KPK memutuskan mengenai status 75 orang yang tidak memenuhi syarat (TMS) dan untuk tindak lanjut proses administrasi, baik yang memenuhi syarat (MS) maupun TMS, akan berkoordinasi dengan Kementerian PANRB dan BKN,” ujar politikus PDIP itu dalam siaran persnya, Minggu (9/5/2021).

Dia menjelaskan, pelaksanaan TWK pegawai KPK itu tertuang dalam Perkom KPK Nomor 1 Tahun 2021. Perkom itu berisi tentang Tata Cara Pengalihan Pegawai KPK menjadi Pegawai ASN yang mensyaratkan pegawai KPK yang akan menjadi ASN harus memenuhi syarat tes wawasan kebangsaan.

"Komponen syarat pertama adalah taat kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan pemerintahannya. Kedua, tidak terlibat dalam kegiatan organisasi yang dilarang pemerintah dan atau putusan pengadilan. Serta ketiga, memiliki integritas dan moralitas yang baik," ujarnya. 

Dengan dasar peraturan KPK tersebut, dari 1.357 pegawai KPK yang diusulkan, 1.349 pegawai dengan sukarela hadir ikut test di BKN. Hasil tes lengkap termasuk hasil wawancara telah diserahkan Kepala BKN kepada Sekjen KPK, disaksikan Menteri PANRB, Ketua Dewas KPK, Ketua dan Wakil Ketua KPK, serta Ketua KASN.

Dia menambahkan, sebagaimana Perkom KPK tersebut, maka yang mengumumkan hasil tes adalah KPK. Dengan dasar Perkom KPK tersebut, keputusan selanjutnya ada di KPK. 

"Karena ini masalah intern KPK," ungkapnya.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co