Ekonomi

Menteri ESDM Puji Gerak Cepat PLN Antisipasi Pasokan Listrik Saat Banjir

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengapresiasi upaya PLN dalam mengantisipasi pasokan listrik di wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat yang terdampak banjir.


Menteri ESDM Puji Gerak Cepat PLN Antisipasi Pasokan Listrik Saat Banjir
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) dalam mengantisipasi pasokan listrik di wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat yang terdampak banjir. Hal tersebut disampaikan Arifin saat melalukan pemantauan langsung ke Posko Siaga Banjir PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya). (Dok. Istimewa/ESDM)

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) dalam mengantisipasi pasokan listrik di wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat yang terdampak banjir.

Hal tersebut disampaikan Arifin saat melalukan pemantauan langsung ke Posko Siaga Banjir PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya).

"Saya rasa langkah-langkah (PLN) sudah tepat dilakukan. Ini etos kerja yang harus dipelihara. Beberapa wilayah yang memang masih mengalami banjir, PLN memadamkan pasokan listrik, itu tentu demi keselamatan masyarakat," ucap Arifin lewat keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Arifin meminta ke jajaran manajemen PLN untuk terus mengevaluasi proses penanganan layanan listrik untuk masyarakat dengan mengedepankan prosedur keamanan yang ketat. "Saya sudah minta ke manajemen ke depannya minta dievaluasi lagi bagaimana kita bisa mengamankan (listrik), koordinasi, dan antisipasi lebih lagi. Dan jangan lupa safety prosedurnya," jelasnya.

Semangat kerja yang tinggi, sambung Arifin, diharapkan membuat seluruh jajaran PLN bisa meminimalisir adanya gangguan di masa mendatang. "Saya yakin dengan kesungguhan tim PLN, hal-hal seperti ini bisa diminimalisir. Syukur-syukur tidak menyebabkan adanya shutdown," harapnya.

Arifin tak lupa mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap penggunaan listrik saat banjir dan lebih proaktif untuk melaporkan ke PLN bila terjadi gangguan. "Masyarakat harus sensitif terhadap adanya korsleting. PLN menyediakan layanan (siaga) kepada pelanggan untuk membantu merasa aman," ungkap Arifin.

Dari hasil pantauan total sebanyak 2.937 gardu terdampak banjir di DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Total 500 gardu dan 146 ribu pelanggan yang sebelumnya terdampak banjir telah menyala kembali, Selasa (23/2/2021) pagi.

"Kami paham listrik sangat dibutuhkan masyarakat dalam kondisi seperti ini. Saya lihat, PLN juga telah semaksimal mungkin untuk menyalakan listrik untuk daerah yang sudah aman," katanya.

Sebelum menyalakan aliran listrik, PLN perlu memastikan bahwa gardu, jaringan, dan instalasi pelanggan aman. PLN melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir.

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu