Ekonomi

Menteri Erick Patok Laba Bersih BUMN Capai Rp46 Triliun di 2021

Menteri Erick menargetkan BUMN mampu mencetak laba bersih total Rp46 triliun hingga akhir tahun 2021. 


Menteri Erick Patok Laba Bersih BUMN Capai Rp46 Triliun di 2021
Menteri BUMN Erick Thohir saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI di Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan perusahaan-perusahaan pelat merah mampu mencetak laba bersih total Rp 46 triliun hingga akhir tahun 2021. 

Ia mengatakan sepanjang semester I-2021 seluruh BUMN membukukan laba bersih konsolidasi sekitar Rp26 triliun. Angka itu jauh lebih baik dibandingkan sepanjang 2020, BUMN hanya mengantongi laba bersih sebesar Rp13 triliun. 

“Insyaallah satu tahun ini bisa Rp46 triliun,” ujarnya dalam acara seminar daring di Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Erick mengungkapkan, perbaikan kinerja di tahun ini tak lepas dari upaya efisiensi dan perbaikan manajemen di perusahaan-perusahaan BUMN. Salah satunya yang dilakukan yakni penggabungan Pelindo I-IV. 

Menurutnya, penggabungan Pelindo memberikan pengaruh positif bagi perkekonomian Indonesia. Sebab, selain bisa menekan biaya logistik, juga dapat meningkatkan kegiatan ekonomi di sekitar area pembangunan pelabuhan-pelabuhan baru. 

Selain itu, diyakini akan meningkatkan kontribusi Pelindo kepada pendapatan negara melalui dividen dan pajak sejalan dengan meningkatkan profitabilitas perseroan. 

“Karena tentu saja kita harus membantu Kementerian Keuangan, di mana saat ini tidak mungkin pemerintah hanya mengandalkan pajak, maka kami terus tekankan efisiensi yang ada di BUMN,” jelas Erick. 

Di sisi lain, penggabungan itu menjadikan Pelindo sebagai operator terminal peti kemas terbesar ke-8 di dunia dengan total peti kemas sebesar 16,7 juta TEUs. Ini sekaligus membuka peluang untuk Pelindo go global. 

Erick pun berharap, dengan adanya perbaikan-perbaikan yang dilakukan di perusahaan-perusahaan pelat merah akan semakin meningkatkan kontribusinya kepada negara sehingga dampaknya turut dirasakan masyarakat.