Ekonomi

Menteri Erick: Merger Pelindo Realisasikan Harapan Presiden Selama 7 Tahun Terakhir

Menteri BUMN Erick Thohir: merger Pelindo telah merealisasikan harapan besar Presiden Jokowi dan bangsa Indonesia.


Menteri Erick: Merger Pelindo Realisasikan Harapan Presiden Selama 7 Tahun Terakhir
Menteri BUMN Erick Thohir saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI di Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan merger Pelindo telah merealisasikan harapan besar Presiden Joko Widodo dan bangsa Indonesia.

"Penggabungan ini merealisasikan harapan besar Presiden dan bangsa kita selama 7 tahun terakhir," jelas Erick seperti dikutip dari akun resmi Instagram-nya @erickthohir di Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Menurut Erick, penggabungan Pelindo 1,2,3,dan 4 menjadi holding Pelindo menyatukan kekuatan, memangkas biaya logistik dan memperkokoh konektivitias maritim agar Indonesia semakin kompetitif.

Tidak kalah penting, penggabungan tersebut juga mengantarkan Pelindo menjadi operator terminal peti kemas terbesar ke-8 di dunia.

"Pesan beliau, Presiden RI Jokowi, langkah besar ini juga diikuti BUMN lain. Menggabungkan kekuatan agar menguat dan siap berkompetisi di era industri 4.0. Indonesia Tangguh. Indonesia Tumbuh," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko widodo (Jokowi) mengapresiasi terbentuknya Holding PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Diakui Jokowi, sudah sejak 7 tahun lalu dirinya memerintahkan merger BUMN Pelabuhan tersebut, namun baru terwujud tahun ini.

"7 tahun lalu, saya sudah perintahkan saat itu ke Menteri BUMN, ke seluruh direktur utama Pelindo 1, 2, 3 dan 4 untuk segera mengholdingkan Pelindo. Saya tunggu-tunggu 7 tahun ini tidak terealisasi. Saya bilang, oke kalo ga diholdingkan transisinya aja virtual holding, dilakukan virtual holding. Tapi holdingnya belum terwujud. Hari ini Alhamdulillah, tadi sudah disampaikan dirut Pelindo Pak Arif, sudah terjadi Pelindo 1, 2, 3, dan 4 menjadi PT Pelabuhan Indonesia (Persero)," tutur Jokowi dalam sambutannya.

Ia menyampaikan di acara Peresmian Penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo yang bisa disaksikan secara virtual, Kamis (14/10/2021).

Jokowi berharap dengan merger ini biaya logistik Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lain. "Artinya, daya saing kompetitiveness akan menjadi lebih baik," imbuhnya.