Ekonomi

Menteri Erick Janjikan Beri Bibit Berkualitas bagi Petani Tebu Tahun Depan

Menteri Erick menjanjikan petani tebu di Jawa Timur (Jatim) akan mendapatkan bibit berkualitas dari PTPN XII pada tahun depan.


Menteri Erick Janjikan Beri Bibit Berkualitas bagi Petani Tebu Tahun Depan
Petani menaikkan tebu ke atas truk saat panen di kawasan Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (26/9). Petani tebu mengeluhkan rendahnya harga acuan gula petani atau harga pembelian pemerintah (HPP) pabrik gula sebesar Rp9.700 per kg yang dinilai masih di bawah Biaya Pokok Produksi (BPP) sebesar Rp10.600 per kg. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq/aww/17.)

AKURAT.CO, Menteri BUMN Erick Thohir menjanjikan petani tebu di Jawa Timur (Jatim) akan mendapatkan bibit berkualitas dari PTPN XII pada tahun depan. Ia mengatakan bahwa transformasi jangan malah menyusahkan rakyat.

Kemajuan PTPN saat ini harus mendorong mereka punya riset bagus sehingga bisa menghasilkan bibit kualitas yang menolong petani tebu rakyat untuk sama-sama maju.

"Saya janji musim tanam di tahun depan, petani tebu di Jawa Timur akan dapat bibit berkualitas dari PTPN XII, jika tidak dapat silahkan lapor saya," ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (19/9/2021).

Kemajuan yang sudah berjalan di perusahaan BUMN harus benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. Terlebih bagi BUMN yang melibatkan rakyat untuk mendukung industrinya berkembang sehingga semua yang terlibat akan menikmati keuntungan yang sama.Hal tersebut disampaikan Menteri BUMN, Erick Thohir dalam kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa TImur, Sabtu (18/9).

Kali ini, Erick Thohir meninjau PT Industri Gula Glenmore (IGG) yang dikelola PT Perkebunan Nusantara XII di lahan seluas 102,4 hektar yang terletak di Desa Karang Harjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi ini.

Industri gula pasir dengan nama produk, Nusakita itu kini menjadi andalan PT Perkebunan Nusantara XII di bidang agribisnis dengan komoditas utama, berupa tebu, karet, kopi, kakao, teh, kayu. Termasuk pula produk non komoditas seperti hortikultura, agrowisata, dan produk lainnya.

"Saya apresiasi kemajuan PT Perkebunan Nusantara XII yang direpresentasikan PT IGG karena mencapai rendemen dan prosentase gula tebu tertinggi dilingkup pabrik gula BUMN. Terlebih, perusahaan ini memiliki potensi-potensi lain berkat kemajuan teknologi industri yang digunakan. Harapannya, semua ini berdampak langsung kepada peningkatan kualitas usaha tani tebu dan para petani di Banyuwangi," kata Erick Thohir.

Tergolong sebagai pabrik gula nasional modern yang memiliki mesin-mesin pengolah tebu dengan tingkat produktifitas tinggi dan berkapasitas 6000 TCD (Ton of Cane per Day), PT IGG juga memproduksi pupuk organik dan daya listrik. Produksi pupuk dari bahan baku biotong berkapasitas olah 180 ton/hari, atau produksi pupuk organik sebanyak 90 ton/hari.

Sementara itu, pada setiap musim giling produksi energi listrik di IGG selalu surplus karena mampu menghasilkan listrik sebesar 144 MW/hari atau 21.600 MW/150 hari.