Ekonomi

Menteri Erick Harap BUMN Tidak Lagi Terima Subsisi Energi


Menteri Erick Harap BUMN Tidak Lagi Terima Subsisi Energi
Menteri BUMN Erick Thohir saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020). Rapat ini membahas evaluasi pelaksanaan APBN 2019 dan road map Kementerian BUMN dalam beberapa tahun ke depan. Adapun realisasi anggaran kementerian pada 2019 senilai Rp202,52 miliar dari pagu yang diberikan Rp208 miliar. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengharapkan BUMN tidak lagi menerima subsidi energi agar dapat fokus menjalankan bisnis.

"Subisidi biar langsung ke rakyat supaya BUMN benar-benar fokus mikirin korporasi," ujar Erick saat video konferensi, Jumat (3/4/2020).

Ia mengaku pihaknya telah melakukan pembahasan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri ESDM Arifin Tasrif terkait kebijakan energi ke depan, termasuk subsidi energi.

"Untuk PT PLN dan untuk minyak, elpiji, kami sudah ada kesepakatan dengan Menkeu. Tapi biar Menkeu nanti, itu domain Menkeu, beliau mungkin akan menyampaikan awal tahun depan atau akhir tahun ini atau pertengahan tahun, silakan tapi policy seperti itu," tuturnya. .

Mantan Bos Mahaka Grup itu berpendapat dengan pemberian subsidi langsung ke masyarakat maka BUMN dapat meminimalisasi praktik pemolesan laporan keuangan (window dressing).

"Ini bagian dari mengubah paradigma pimpinan BUMN, jangan bagian buku ini menjadi grey area, yang nantinya, mohon maaf ada yang namanya window dressing. Jadi, kami tidak mau lagi, subsidi langsung ke rakyat tidak usah ke BUMN, mesti lebih efisien," jelasnya.[]