Ekonomi

Menteri Basuki Ingin Persiapan Pembangunan Infrastruktur Tuntas 2 Tahun

Menteri Basuki Ingin Persiapan Pembangunan Infrastruktur Tuntas 2 Tahun
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V soal keselamatan kerja dalam bidang konstruksi di ruang Komisi, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3). Dalam rapat ini para anggota dewan menyoroti sejumlah insiden yang terjadi pada sejumlah proyek. Mulai dari kecelakaan konstruksi pada proyek Tol Becakayu, hingga yang terbaru kecelakaan kerja di proyek Rusun Tingkat Tinggi Pasar Rumput yang digarap oleh PT Was (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menginginkan agar semua persiapan pembangunan infrastruktur harus tuntas dan soft landing pada tahun 2024.

"Untuk tahun 2022, saya ingin tujuannya nanti pada tahun 2024 semua sudah soft landing untuk pembangunan infrastruktur yang kita lakukan selama ini. Terlebih lagi PUPR selama hampir 10 tahun ini sudah lebih baik dan siap untuk dimanfaatkan," ujar Menteri Basuki saat membuka Konsultasi Regional Kementerian PUPR tahun 2021 di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin (15/3/2021).

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, kata Basuki, pembangunan infrastruktur pada tahun 2022 harus mulai direncanakan dari sekarang.

baca juga:

Forum Konsultasi Regional merupakan ajang tahunan di mana perwakilan provinsi dan Kementerian PUPR bertemu dan membahas program-program pembangunan infrastruktur PUPR kedepan di seluruh Indonesia.

Basuki mengatakan bahwa Konsultasi Regional kali ini mengedepankan aspek spasial, sehingga usulan/rencana program dianalisis kesesuaiannya dengan arahan wilayah/kawasan prioritas per provinsi sebagaimana diamanatkan dalam RPJMN 2020-2024, PP No. 17 Tahun 2017, dan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi/Kabupaten/Kota.

"Konreg ini selalu kita lakukan sebagai mekanisme perencanaan dan penganggaran pembangunan infrastruktur PUPR Indonesia. sehingga semua harapannya dengan adanya konreg ini, aspirasi dari daerah dan juga programming-nya bisa sesuai dengan apa yang dilakukan oleh Kementerian PUPR," katanya.

Kementerian PUPR menggelar Konsultasi Regional pada tahun ini dengan mengusung tema ”Memantapkan Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang Andal untuk Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Menuju Indonesia Maju”. []

Sumber: ANTARA

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu