Ekonomi

Mentan SYL Pastikan Pasokan Jagung ke Perusahaan Pakan Normal

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan dua perusahaan pakan tersebut menyerap jagung dari petani dan stoknya tercukupi


Mentan SYL Pastikan Pasokan Jagung ke Perusahaan Pakan Normal
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (30/4/2020). (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengunjungi dua pabrik pakan ternak yang ada di Banten. Dua pabrik pakan itu adalah PT. Japfa Comfeed dan PT. Charoen Pokphand (CP) Indonesia.

Mentan memastikan dua perusahaan pakan tersebut menyerap jagung dari petani dan stoknya tercukupi.

Charoen Pokphand menurut Mentan setelah melihat langsung unit pengolahan yang ada, dalam setahun CP membeli sebanyak 2,5 juta ton jagung dari petani.

"Dan tadi  kita coba cek semua proses yang ada di sini, mulai dari penerimaan sampai tracing darimana jagung itu didapatkan, dan semua berjalan normal," katanya lewat ketarangan tertulisnya, Selasa (28/9/2021).

Sementara itu, stok jagung yang dimiliki Charoen Pokphand diperkirakan cukup bertahan untuk 42 hari, setelah itu pihak pabrik akan melakukan pengadaan pembelian jagung lagi. Pada kesempatan itu, Mentan tegaskan bahwa tidak ada gangguan antara ketersediaan dengan pihak-pihak pembeli.

"Memang ada delay time panen raya yang memungkinkan terjadinya perebutan stocking antara pedagang dan pengepul. Dan dinamika itu menyebabkan kontraksi pada harga," ungkapnya.

Namun, pihak Kementan menurutnya sudah menghitung delay time tersebut terjadi 20 sampai dengan 30 hari. Sehingga ketika panen raya, Mentan berharap harga tidak anjlok tapi berada pada titik keseimbangannya seperti biasanya.

Stok jagung diperkirakan akan bertambah pasalnya beberapa sentra jagung memasuki masa panen yang akan berlangsung dari September hingga Oktober 2021.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan Badan Ketahanan Pangan (BKP), stok jagung nasional pada minggu IV (20 September 2021) mencapai 2,75 juta ton.