Olahraga

Menpora Temui PSSI-LIB Bahas Wacana Penonton di Stadion

"Kita sedang memikirkan Liga 1 dan Liga 2 akan ada penonton terbatas," kata Menpora.


Menpora Temui PSSI-LIB Bahas Wacana Penonton di Stadion
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali. ()

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali, menyampaikan bahwa ia akan menemui PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) untuk membahas wacana pertandingan sepakbola dengan dihadiri penonton.

Menpora Amali mengatakan, pertemuan direncanakan berlangsung ketika dirinya telah pulang dari Bumi Cenderawasih untuk melakukan pengawasan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 yang baru berakhir Jumat (15/10) lalu.

"Kita sedang memikirkan Liga 1 dan Liga 2 akan ada penonton terbatas. Setelah kembali ke Jakarta, saya akan melakukan diskusi dengan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru untuk memikirkan itu,” ujar Menpora Zainudin Amali dalam jumpa pers, Sabtu (16/10).

Menurut, pelaksanaan PON Papua 2021 dengan protokol kesehatan yang ketat akan dijadikan rujukan untuk menerapkan kehadiran penonton di pertandingan Liga 1 dan Liga 2. Menurutnya, penerapan prokes di ajang multi-olahraga paling bergengsi di Indonesia berjalan sukses.

“Karena memang contohnya adalah (PON) Papua. Papua bisa sukses melaksanakan itu sesuai dengan protokol kesehatan. Apalagi kalau kompetisi yang hanya beberapa jam, tentu lebih bisa diatur,” tutur Amali.

“Itu yang maksudnya PON Papua jadi contoh untuk pengaturan protokol kesehatan selanjutnya karena dianggap berhasil.” 

Tidak hanya kompetisi Liga 1 dan Liga 2, Menpora Amali mengatakan bahwa penerapan prokes dan kehadiran penonton di PON Papua 2021 juga bakal menjadi rujukan bagi pelaksanaan event olahraga lain di Indonesia ke depannya.

“Yang jadi pelajaran adalah penempatan yang bersamaan, makan seperti apa dan sebagainya. Itu akan jadi contoh untuk misalnya Superbike (WSBK) di Mandalika atau kegiatan lain yang akan diselenggarakan,” tambah Amali. 

Lebih jauh, Zainudin Amali mengatakan bahwa kunci keberhasilan penonton boleh hadir dalam pertandingan olahraga adalah vaksinasi. Menurutnya, penonton dan masyarakat sekitar venue yang sudah divaksin dapat membantu mengurangi risiko terpapar COVID-19.

“Bahwa yang paling utama itu masyarakatnya harus divaksin. Kalau divaksin paling tidak, ada daya tahan. Kalaupun dia terkena covid, enggak akan lama, cepat recovery-nya apalagi kalau atlet. Ini kan juga banyak yang sembuh,” tandasnya.[]