Olahraga

Menpora Tegaskan Pemain Berperilaku Buruk Tak Pantas Masuk Timnas Indonesia

Menpora mengkritik pemain yang masih berperilaku buruk di lapangan.


Menpora Tegaskan Pemain Berperilaku Buruk Tak Pantas Masuk Timnas Indonesia
Menpora Amali saat meninjau pelaksanaan Liga 1 ke Stadion Pakansari Bogor, Minggu (12/9/2021) sore. (Kemenpora)

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) RI, Zainudin Amali menanggapi insiden sepak bola kungfu yang terjadi dalam laga uji coba AHHA PS Pati FC vs Persiraja Banda Aceh di Lapangan Pancoran Soccer Field beberapa waktu lalu. Menpora Amali mengaku kecewa dengan aksi tidak terpuji tersebut, padahal saat ini sepak bola sedang menuju kearah yang lebih baik.

Seperti diketahui, Syaiful Indra melakukan tendangan kungfu yang mengenai wajah pemain Persiraja, Muhammad Nadhiif. Kemudian, pemain pemain AHHA PS Pati FC lain, Zulham Zamrun terlibat dalam keributan antar pemain.

“Tentang kejadian yang sempat heboh itu, saya kira sepak bola kita ini mulai ditata menuju kearah yang lebih baik. Kita mulai menumbuhkan kepercayaan publik terhadap sepak bola, ada kejadian kelakuan tidak profesional yang dilakukan pemain profesional,” kata Menpora Amali di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (12/9), dikutip dari laman resmi Kemenpora, Senin (13/9).

Menpora menambahkan, selain memiliki fisik dan teknik bagus, pesepak bola profesional seharusnya juga memiliki sikap dan mental yang baik. Menurutnya, hal itu sangat penting dalam jiwa setiap para pemain sebagai ‘seniman’ lapangan hijau.

“Nah, pembinaan sepak bola kita menyangkut itu semua. Bukan yang terampil dalam mencetak gol, bagus dalam bertahan dan sebagainya. Kita tidak cukup sampai disitu. Harus punya mental dan attitude yang bagus,” tambah Amali.

Lebih lanjut, Menpora pun meminta kepada PSSI agar skuat Timnas Indonesia diisi dengan pesepak bola yang betul-betul profesional. Dia khawatir nama baik tim Merah Putih tercoreng karena ada pemain atau oknum yang berperilaku buruk.

“Semua pemain berkeinginan untuk main di timnas. Saya nitip, bagi mereka yang main di kompetisi, kalau mental dan attitude kurang baik seperti contoh tersebut, itu tolong dipertimbangkan betul untuk masuk ke timnas,” ucap Menpora Amali.

“Sebaik apapun pemain kalau mental dan attitude tidak bagus, maka menurut saya tak pantas berada di timnas,” tegasnya.

“Terus terang saya memberi dukungan penuh kepada Ketum PSSI, karena kita mulai dapat kepercayaan dari publik. Ini harus dijaga betul. Maunya ini didengar oleh semua pemain profesional. Pemain profesional, perilaku juga harus profesional,” tambah Menpora. 

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan turut kecewa dan menyayangkan insiden terjadi. Purnawirawan Polri itu berharap hal serupa itu tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.

“Mereka tidak melapor saat pertandingan itu. Kalau melapor ada perangkat pertandingan yang memonitor. Yang jelas itu sudah dievaluasi. Itu oknum. Saya juga sangat kecewa, kok pemain seperti itu masih ada di zaman sekarang,” pungkas Iriawan.[]

Sumber: Kemenpora