Olahraga

Menpora: Target Olimpiade, Parameter Atlet Bakal Lebih Ketat

Di SEA Games Hanoi, penentuan pengiriman atlet dilakukan melalui rekomendasi tim peninjau Kementerian Pemuda dan Olahraga.


Menpora: Target Olimpiade, Parameter Atlet Bakal Lebih Ketat
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (kiri) menyambut sejumlah atlet Indonesia yang berlaga di SEA Games 2021 Vietnam setibanya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (24/5). (ANTARA/Fauzan)

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, mengatakan bahwa SEA Games Hanoi 2021 menjadi landasan untuk melangkah ke Olimpiade Paris 2024. Salah satunya dengan paradigma mengirimkan atlet tidak dari segi jumlah namun dari kelayakan.

“Ke depan kita akan makin ketatkan lagi dengan parameter-parameter yang lebih ketat, sehingga kesiapan kita sesuai dengan DBON (Desain Besar Olahraga Nasional) targetnya adalah olimpiade,” kata Zainudin sebagaimana dipetik dari Antara, Rabu (25/5).

Menurut Zainudin, DBON sudah mulai berjalan di SEA Games Hanoi di mana Indonesia bisa mencapai posisi ketiga klasemen akhir. Itu adalah capaian terbaik di SEA Games dalam satu dekade terakhir padahal Indonesia hanya mengirim nyaris separo dari Kontingen Indonesia yang berangkat ke SEA Games Filipina 2019.

baca juga:

“Dengan komposisi atlet yang lebih sedikit dari saat ke SEA Games Filipina yang mencapai 841 dan Vietnam hanya setengahnya yakni 499 atlet tetapi dengan raihan prestasi berada di peringkat ketiga,” kata Zainudin.

Di SEA Games Hanoi, penentuan pengiriman atlet dilakukan melalui rekomendasi tim peninjau Kementerian Pemuda dan Olahraga. Sains olahraga turut digunakan dalam proses ini.

“Jadi atlet yang tidak siap tentu tidak kita kirim. Ke depan akan ada pengetatan fisik baik kebugaran, cedera, dan sebagainya,” kata Amali

Hal lain adalah SEA Games diutamakan untuk memberi pengalaman bagi atlet muda. Di Hanoi, Indonesia mengirimkan 60 persen atlet muda berbanding 40 persen atlet senior.

Selain SEA Games, sasaran antara Indonesia sebelum ke Olimpiade Paris adalah Asian Games Hangzhou 2022. Tahun depan juga wakil Merah Putih akan kembali tampil di SEA Games Kamboja.

“Pada 2023 nanti ada SEA Games Kamboja dan Asian Games (2022) di China. Kita berharap ini akan menjadi satu rangkaian persiapan sesuai DBON yang menjadi pijakan untuk pembinaan prestasi,” kata Zainudin.

Zainudin tampaknya cukup optimistis dengan DBON sebagai jalan untuk membawa prestasi olahraga Indonesia ke pentas dunia. Jika program tersebut berjalan, Zainudin percaya lambat-laun Indonesia bisa masuk sepuluh besar dunia.[]