Olahraga

Menpora: Pilihan Vietnam Gelar SEA Games 2021 atau Batalkan

Menpora Zainudin Amali menolak penundaan SEA Games Hanoi 2021 ke 2022 atau 2023 karena penumpukan kalender olahraga.


Menpora: Pilihan Vietnam Gelar SEA Games 2021 atau Batalkan
Menpora Zainudin Amali saat menjadi pembicara dalam International Conference on Sports, Health, and Physical Education (THE 5th ISMINA). Kegiatan yang bertajuk, Transformation on Sports, Health and Physical Education Facing The Global Pandemic ini diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Rabu (28/4) pagi (KEMENPORA.GO.ID)

AKURAT.CO, Menyikapi kepastian SEA Games Hanoi 2021 di Vietnam, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengambil sikap tegas untuk menolak usulan penundaan. Jika tidak digelar tahun ini, Amali memilih SEA Games yang sedianya dijadwalkan pada 21 November–2 Desember 2021 tersebut dibatalkan saja.

Sikap ini disampaikan Zainudin menyusul gelagat Vietnam memilih menunda SEA Games ke-2022 atau bahkan menggesernya ke 2023. Menpora mengatakan penundaan akan membuat kalender menumpuk karena pada 2022 ada Asian Games Hangzhou di China serta pada 2023 SEA Games sudah ditetapkan di Kamboja.

“Kita sudah ada agenda Asian Games 2022 dan saya mendukung sikap Komite Olimpiade Indonesia (KOI) bahwa kami menolak apabila harus digeser ke 2022,” kata Zainudin di Jakarta, Rabu (29/6), sebagaimana dipetik dari Antara.

“Pemerintah menolak karena kami kaitkan dengan anggaran, apalagi tahun depan ada Asian Games dan event-event lain, dan jangan sampai terbebani dengan itu. Jadi, Vietnam, ambil sekarang atau tidak sama sekali,” kata Zainudin.

SEA Games Hanoi 2021 berada dalam ketidakpastian mengingat situasi pandemi virus corona (COVID-19) yang masih rawan di kawasan Asia Tenggara. Pekan lalu, Federasi SEA Games (SEAGF) memberitahu bahwa keputusan tentang apakah SEA Games di Vietnam bakal tetap berlangsung tahun ini akan diputuskan 8 Juli nanti.

Presiden Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, sudah mengatakan bahwa Vietnam mengusulkan penundaan sampai 2022 namun tujuh dari sebelas anggota SEAGF kecuali Myanmar, Timor Leste, dan tuan rumah, memilih untuk menolak usulan tersebut.

“Kami sudah menyampaikan bahwa Vietnam harus memutuskan apakah SEA Games tetap digelar atau dibatalkan,” ucap Okto.

SEA Games Hanoi 2021 merupakan edisi ke-31 sejak pertama kali digelar di Bangkok pada 1959 dengan nama Peninsular Games. Jika gagal terlaksana, maka pembatalan di Vietnam akan menjadi pembatalan yang kedua sepanjang sejarah pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut setelah Kamboja 1963 karena kondisi politik.

Sementara jika terlaksana,Vietnam akan mencatat sejarah sebagai negara Asia Tenggara pertama yang berani menyelenggarakan ajang multicabang di tengah pandemi COVID-19. Komite olimpiade nasional negara-negara peserta saat ini berharap Vietnam bisa meyakinkan pemerintahnya untuk tetap menggelar SEA Games.[]