Olahraga

Menpora Optimistis Polri Izinkan Liga 1 dan Liga 2

Zainudin menganggap Piala Menpora sukses sebagai percontohan untuk penyelenggaraan Liga 1 meski dinodai dengan konvoi perayaan juara turnamen pramusim.


Menpora Optimistis Polri Izinkan Liga 1 dan Liga 2
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali (kiri) menyerahkan surat izin keramaian dari pihak Polri kepada Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (19/2) (KEMENPORA)

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, optimistis bahwa Polri akan memberikan izin penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 2021-2022 meski ada insiden konvoi suporter selepas final Piala Menpora 2021, semalam. Zainudin punya alasan kuat karena kesuksesan penerapan protokol kesehatan sepanjang Piala Menpora.

“Untuk turnamennya (Piala Menpora) kita lancar dan disiplin protokol kesehatannya bisa dilakukan dengan baik, jadi saya masih optimistis musim 2021-2022 bisa dilakukan tentu lebih ketat khususnya untuk suporter,” kata Zainudin dalam sesi jumpa pers virtual dari Solo, Jawa Tengah, Senin (26/4).

“Saya menunggu kajian dari LIB dan PSSI. Untuk turnamen pramusimnya kita lulus, tetapi ada ekses euforia dari pendukung.”

Optimisme ini disampaikan Zainudin menyusul kerumunan suporter Persija di sejumlah ruas jalanan di Jakarta yang merayakan keberhasilan timnya menjuarai Piala Menpora. Sementara itu, pendukung Persib Bandung yang menjadi runner-up berkerumun dengan meluapkan kemarahan terhadap timnya.

Dalam kaitannya dengan pelaksanaan kompetisi 2021-2022, Zainudin meminta untuk memisahkan antara pelaksanaan turnamen dengan insiden euforia suporter setelah pertandingan. Dari segi pelaksanaan Piala Menpora sebagai ukuran Polri untuk memberi izin penyelenggaran liga, Zainudin mengaku sukses.

“Kita harus pisahkan setelah pelaksanaan setelah turnamen dan apa yang terjadi selama 35 hari ini (di Piala Menpora), bagi saya apa yang sudah dilaksanakan PSSI dan panitia itu menggambarkan kita sudah bisa melakukan itu dengan aman dan tertib,” kata Zainudin.

“Kalau itu menjadi ukuran untuk menjadi pelaksanaan kompetisi 2021-2022 kan enggak ada masalah, jangan dicampur kejadian yang sudah selesai turnamen, kalaupun ada juaranya (liga) itu 2022 baru ketahuan, ini menjadi pelajaran buat penyelenggara dan PSSI.”

PSSI sendiri sejauh ini sudah mencanangkan 3 Juli sebagai jadwal sepakmula Liga 1 Indonesia 2021-2022. Organisasi induk sepakbola Indonesia tersebut kini tinggal menyusun rekomendasi untuk dilaporkan ke Polri demi mendapatkan izin pelaksanaan.

Salah satu isu yang sedang dipertimbangkan adalah mengizinkan suporter datang ke stadion sekaligus format kompetisi terpusat seperti Piala Menpora atau tandang-kandang di masing-masing stadion klub peserta.[]

 

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu